5 Pertanda Tubuh Kekurangan Zat Besi yang Perlu Diketahui

23 Juni 2022, 17:45 WIB
Penulis: Vivaldi Yudha
Editor: Taufani Rahmanda
Ilustrasi lelah berlebihan.
Ilustrasi lelah berlebihan. /(letslearnenglish)

  • Zat besi merupakan salah satu nutrisi yang penting bagi tubuh manusia.
  • Mengonsumsi asupan yang mengandung zat besi dapat memberikan sejumlah manfaat seperti mengatasi anemia.
  • Ada beberapa pertanda yang menunjukkan bahwa Skorer kekurangan zat besi.

SKOR.id - Setidaknya ada lima pertanda yang menunjukkan bahwa tubuh kekurangan zat besi yang penting untuk Skorer ketahui.

Zat besi adalah mineral yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah.

Adapun hemoglobin merupakan protein yang berfungsi untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Selain itu, zat besi juga merupakan mikronutrien yang memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh, seperti mengatasi anemia.

Kekurangan nutrisi yang satu ini dapat diketahui dari beberapa pertanda seperti berikut ini:

1. Kelelahan

Kelelahan adalah satu gejala yang paling jelas ketika seseorang kekurangan zat besi.

Akan tetapi, kelelahan sering dianggap sebagai bagian dari kehidupan modern yang sibuk sehingga sulit untuk mendiagnosis kekurangan zat besi berdasarkan gejala ini saja.

Meski demikian, kelelahan akibat kekurangan zat besi biasanya juga disertai mudah marah dan sulit berkonsentrasi.

Ilustrasi seseorang sedang bersandar ke sofa, merasa lelah.
Ilustrasi seseorang sedang bersandar ke sofa, merasa lelah. (Pixabay.com)

2. Kulit Pucat

Kulit pucat juga bisa menjadi pertanda bahwa Skorer sedang kekurangan zat besi.

Hemoglobin dalam sel darah merah memberi darah warna merah, sehingga kekurangan zat besi membuat rona merah berkurang yang kemudian membuat kulit terlihat pucat.

Cara mengetahui tanda ini adalah dengan melihat area kelopak mata bawah, pada bagian dalamnya.

Jika warnanya terlihat lebih pucat atau tidak secerah dan semerah biasanya, bisa jadi Skorer kekurangan nutrisi yang satu ini.

3. Sesak Napas

Ketika kadar hemoglobin rendah akibat kekurangan zat besi, itu berarti kadar oksigen juga rendah.

Jika Skorer kehabisan napas saat melakukan tugas sehari-hari yang biasanya mudah seperti berjalan, menaiki tangga, atau berolahraga, kekurangan zat besi mungkin jadi penyebabnya.

4. Sakit Kepala

Sakit kepala ternyata juga dapat disebabkan kekurangan zat besi, meskipun masih perlu penelitian lebih lanjut terkait hal ini.

Para peneliti berteori ada beberapa faktor yang berperan, termasuk hubungan antara perubahan fungsi dopamin dan kadar estrogen dalam kaitan sakit kepala dengan kekurangan zat besi.

5. Rambut Kering

Kekurangan oksigen akibat kekurangan zat besi ternyata juga berdampak ke kondisi rambut. Selain menjadi kering, kekurangan zat besi juga dikaitkan dengan kerontokan rambut.

Baca Juga Berita Bugar Lainnya:

Pejuang Diet, Menghitung Kalori Tidak Sekadar Mengatur Angka-angka

5 Makanan yang Mengandung Vitamin E, Termasuk Alpukat dan Kacang Almond

 

  • Sumber: healthline
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Selasa, 21 Juni 2022

    5 Asupan yang Bermanfaat sebagai Pengusir Nyamuk

    Makanan-makanan berikut ini ternyata juga ampuh untuk mengusir nyamuk.

    Bugar

    Rabu, 22 Juni 2022

    Mengapa Saya Selalu Lapar? 8 Alasan Perut Anda Terus-menerus Keroncongan

    Ada alasan khas untuk kelaparan — dan beberapa penyebab yang mengkhawatirkan bagi kesehatan. Inilah beberapa pemicu yang perlu Anda ketahui.

    Bugar

    Rabu, 22 Juni 2022

    Buruknya Kualitas Tidur Remaja Sangat Menyakiti Kesehatan Mental Mereka

    Istirahat sangat penting untuk mengembangkan otak — inilah cara membantu anak-anak mendapatkan lebih banyak istirahat.

    Terbaru

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    5 Bahan Alami untuk Membantu Menumbuhkan Rambut

    Menumbuhkan rambut dapat dibantu dengan beberapa bahan alami berikut ini.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Masih Muda Tapi Pelupa? Ini Tips Mencegah Pikun di Usia Muda

    Pikun terjadi karena faktor imunitas dan kondisi kesehatan fisik, aspek kognitif yang berpengaruh terhadap usia.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    9 Cara Ampuh Mengatasi Nyeri Sendi Berkepanjangan

    Berikut ini adalah sembilan cara ampuh mengatasi nyeri sendi yang tak kunjung sembuh dalam waktu lama.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Mengenal Penyebab dan Gejala Infeksi Paru, Penyakit Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Sebelum Wafat

    Menteri PAN-RB RI Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022) siang WIB.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Tips untuk Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh Seiring Bertambahnya Usia

    Ingin tahu apa saja tanda-tanda sistem kekebalan tubuh lemah atau bagaimana penuaan memengaruhi sistem kekebalan Anda? Inilah yang perlu Anda ketahui dari dokter.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Cara Sederhana Menurunkan Demam Tanpa Konsumsi Obat

    Berikut Skor.id merangkum beberapa cara menurunkan demam tanpa mengonsumsi obat.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Risiko Batu Ginjal Meningkat di Musim Panas: Ini Cara Pencegahannya

    Batu ginjal adalah bongkahan bahan padat seperti batu yang terbentuk di salah satu atau kedua ginjal ketika ada kadar mineral tertentu yang tinggi dalam urine.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Manfaat Havermut untuk Kesehatan Tubuh

    Oatmeal atau havermut adalah makanan sarapan yang terbuat dari oat dan cairan seperti air atau susu.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Ini Waktu Terbaik untuk Sarapan Tanpa Takut Kegemukan

    Tubuh kita butuh waktu 14 jam berpuasa setelah makan malam hingga makan kembali di keesokan harinya.

    Bugar

    Kamis, 30 Juni 2022

    Ini yang Harus Dilakukan saat Anak Remaja Anda Memberi Tahu Sesuatu yang Mengkhawatirkan tentang Seorang Teman, Kata Para Ahli

    Ketika anak remaja Anda memberi tahu Anda sesuatu yang mengkhawatirkan tentang seorang teman, haruskah Anda menelepon orang tuanya? Inilah saatnya untuk masuk, kata para ahli.
    X