Ada Baiknya Anak-anak Mulai Dilarang untuk Makan di Depan Layar, Ini Alasannya

19 Mei 2022, 16:14 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Ilustrasi dua bocah lelaki sedang menonton sesuatu dari layar smartphone saat duduk di meja makan.
Ilustrasi dua bocah lelaki sedang menonton sesuatu dari layar smartphone saat duduk di meja makan. /Pixabay.com

SKOR.id - Terlepas dari fakta bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk menghindari penggunaan layar saat makan, kebiasaan makan di depan perangkat elektronik, seperti tablet dan smartphone, masih tersebar luas di seluruh dunia.

Sementara, sejumlah penelitian telah mengkonfirmasi bahwa praktik ini berbahaya.

Salah satunya, yang telah diterbitkan dalam International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, adalah analisis terhadap anak-anak berusia antara 10 dan 12 tahun di 8 negara Eropa, termasuk Spanyol.

Menurut data yang diperoleh, kemungkinan kelebihan berat badan lebih tinggi pada anak-anak yang makan siang dan makan malam sambil menonton televisi dan perangkat elektronik lain dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Beberapa faktor akan menjelaskan Indeks Massa Tubuh (BMI) rata-rata yang lebih tinggi yang ditemukan pada anak-anak yang memiliki layar di depan mereka saat makan.

Salah satunya adalah menonton televisi berkontribusi pada asupan kalori yang lebih tinggi, karena dengan cara ini, Anda makan lebih banyak secara tidak sadar, bahkan tanpa menyadari apa yang Anda makan.

Faktor lainnya adalah iklan makanan dan minuman berkalori tinggi dan rendah gizi yang diperlihatkan kepada anak-anak saat menonton televisi/perangkat elektronik.

Laporan Aladdin terbaru tahun 2019 dari Badan Keamanan dan Gizi Pangan Spanyol (AESAN) menunjukkan bahwa 40,6% anak-anak berusia antara 6 dan 9 tahun mengalami kelebihan berat badan, di mana 23,3% di antaranya kelebihan berat badan dan 17,3%, obesitas.

Data ini, menurut Asosiasi Obesitas Spanyol (SEEDO) telah diperparah oleh pandemi, antara lain karena, tepatnya, lebih banyak waktu yang dihabiskan di depan layar, di samping perubahan kebiasaan makan dan kurangnya dedikasi untuk melakukan aktivitas fisik.

Pada tahun 2021, Teachers of Hojiblanca menerbitkan sebuah studi sosiologis yang disebut "Makan dengan Panca Indera", yang menyoroti bahwa 9 dari 10 orang Spanyol (91,62%) duduk di depan layar selama salah satu waktu makan hari itu.

Dalam studi tersebut mereka menyoroti bahwa memperhatikan layar saat makan tak hanya merugikan kesehatan, karena mengurangi rasa kenyang, tetapi juga mengubah persepsi gastronomi dan, oleh karena itu, kenikmatan, dengan membatasi perhatian indera, berfokus pada elemen eksternal.

Para peneliti menunjukkan bahwa kadang-kadang kita bahkan tidak dapat merasakan atau mengingat pengalaman (makan) tersebut.

National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) menawarkan serangkaian rekomendasi untuk membantu mengurangi waktu yang dihabiskan anak-anak di depan televisi atau perangkat lain.

Sembilan Rekomendasi untuk Membatasi Penggunaan Layar untuk Anak-anak:

1. Perhatikan waktu yang dihabiskan keluarga di depan layar.
2. Diskusikan di antara anggota keluarga pentingnya menghabiskan lebih sedikit waktu untuk duduk, lebih banyak bergerak, dan bersosialisasi dengan teman dan keluarga, menjadikan ini sebagai tujuan bersama.
3. Setel batas waktu layar.
4. Minimalkan pengaruh televisi di rumah. Maka, hindari meletakkan televisi atau komputer di dalam ruangan, karena mereka mengisolasi anggota keluarga, mengurangi interaksi di antara mereka.
5. Buat waktu makan bersama keluarga dengan mematikan televisi.
6. Tawarkan alternatif, seperti bermain di luar, berolahraga, atau menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.
7. Berikan contoh.
8. Jangan gunakan televisi untuk memberi penghargaan atau hukuman.
9. Jadilah konsumen yang cerdas. Sulit bagi anak-anak untuk tidak terpengaruh oleh iklan televisi tentang makanan, permen, minuman ringan, ataupun makanan cepat saji. Untuk alasan ini, penting untuk membantu mereka mengembangkan kebiasaan makan yang sehat dan pemikiran kritis untuk mengenali serta memahami bahwa industri yang barangnya ingin mereka beli, akan menghasilkan uang untuk mereka.***

Baca Berita Bugar Lainnya:

Ya, Anda Perlu Berbicara dengan Anak-anak Anda tentang Ukraina. Psikolog Menjelaskan Caranya

Kiat Membantu Anak-anak dan Remaja Mengatasi Bencana atau Peristiwa Traumatis

Tag

Video

Berita Terkait

Bugar

Rabu, 18 Mei 2022

Cuaca Tak Menentu, Inilah Sejumlah Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan

Kondisi cuaca yang tak menentu efek pancaroba bisa menjadi pemicu beragam penyakit dan sejumlah gangguan kesehatan.

Bugar

Rabu, 18 Mei 2022

Tips Mengatasi Rambut Kering, Bisa Dilakukan di Rumah

Berikut adalah sejumlah langkah sederhana untuk mengatasi masalah rambut kering.

Bugar

Kamis, 19 Mei 2022

4 Jenis Yogurt dengan Kandungan Probiotik Terbaik

Probiotik sangat penting untuk menjaga kesehatan usus.

Bugar

Rabu, 18 Mei 2022

Efek Tinggal di Rumah yang Berantakan, Bisa Bahaya bagi Kesehatan

Apa dampak dari kekacauan dalam kehidupan kita sehari-hari? Ketahui pentingnya menjaga rumah tetap bersih dan rapi.

Terbaru

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

5 Bahan Alami untuk Membantu Menumbuhkan Rambut

Menumbuhkan rambut dapat dibantu dengan beberapa bahan alami berikut ini.

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

Masih Muda Tapi Pelupa? Ini Tips Mencegah Pikun di Usia Muda

Pikun terjadi karena faktor imunitas dan kondisi kesehatan fisik, aspek kognitif yang berpengaruh terhadap usia.

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

9 Cara Ampuh Mengatasi Nyeri Sendi Berkepanjangan

Berikut ini adalah sembilan cara ampuh mengatasi nyeri sendi yang tak kunjung sembuh dalam waktu lama.

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

Mengenal Penyebab dan Gejala Infeksi Paru, Penyakit Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Sebelum Wafat

Menteri PAN-RB RI Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022) siang WIB.

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

Tips untuk Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh Seiring Bertambahnya Usia

Ingin tahu apa saja tanda-tanda sistem kekebalan tubuh lemah atau bagaimana penuaan memengaruhi sistem kekebalan Anda? Inilah yang perlu Anda ketahui dari dokter.

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

Cara Sederhana Menurunkan Demam Tanpa Konsumsi Obat

Berikut Skor.id merangkum beberapa cara menurunkan demam tanpa mengonsumsi obat.

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

Risiko Batu Ginjal Meningkat di Musim Panas: Ini Cara Pencegahannya

Batu ginjal adalah bongkahan bahan padat seperti batu yang terbentuk di salah satu atau kedua ginjal ketika ada kadar mineral tertentu yang tinggi dalam urine.

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

Manfaat Havermut untuk Kesehatan Tubuh

Oatmeal atau havermut adalah makanan sarapan yang terbuat dari oat dan cairan seperti air atau susu.

Bugar

Jumat, 1 Juli 2022

Ini Waktu Terbaik untuk Sarapan Tanpa Takut Kegemukan

Tubuh kita butuh waktu 14 jam berpuasa setelah makan malam hingga makan kembali di keesokan harinya.

Bugar

Kamis, 30 Juni 2022

Ini yang Harus Dilakukan saat Anak Remaja Anda Memberi Tahu Sesuatu yang Mengkhawatirkan tentang Seorang Teman, Kata Para Ahli

Ketika anak remaja Anda memberi tahu Anda sesuatu yang mengkhawatirkan tentang seorang teman, haruskah Anda menelepon orang tuanya? Inilah saatnya untuk masuk, kata para ahli.
X