Ahli Urologi Ini Menjelaskan Apakah Covid-19 Dapat Mengecilkan Ukuran Penis

9 Februari 2022, 23:00 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Ilustrasi seorang pria melindungi alat kelaminnya.
Ilustrasi seorang pria melindungi alat kelaminnya. /Pixabay.com

  • Komunitas medis telah mengidentifikasi beragam efek samping dari Covid-19 dalam dua tahun terakhir.
  • Tapi, satu efek samping yang saat ini jarang disentuh adalah menyusutnya alat kelamin pria.
  • Seorang urolog memecah kaitan antara Covid dan ukuran penis dalam video di YouTube.

SKOR.id - Selama dua tahun terakhir komunitas medis telah mengidentifikasi beragam efek samping yang berbeda dari Covid-19 yang dapat mempengaruhi orang selain gejala-gejala yang umum.

Beberapa di antaranya terjadi dalam jumlah besar pasien, seperti penderita "covid lama" yang mengalami penyakit yang berkepanjangan, dan pasien lain di bawah usia 50 tahun yang mendapati dirinya berisiko lebih tinggi terkena stroke, serta lainnya, lebih contoh langka seperti "lidah Covid."

Masih banyak yang belum dipahami oleh para ilmuwan tentang bagaimana virus berinteraksi dengan tubuh orang yang berbeda.

Namun, satu efek samping yang jarang memiliki penjelasan medis dan tidak menguntungkan dari virus corona, yakni penyusutan alat kelamin pria alias penis.

Tangkapan layar Dr Rena Malik, seorang ahli urologi, menjelaskan hubungan antara Covid dan ukuran penis dalam sebuah videonya di YouTube.baru
Tangkapan layar Dr Rena Malik, seorang ahli urologi, menjelaskan hubungan antara Covid dan ukuran penis dalam sebuah videonya di YouTube.baru menshealth.com

Dalam video pendek, ahli urologi dan YouTuber Dr. Rena Malik mengonfirmasikan bahwa telah ditemukan hubungan antara tertular Covid dan memperhatikan perubahan ukuran penis.

"Saat terkena Covid-19, virus bisa mempengaruhi lapisan pembuluh darah," jelasnya.

“Situasi ini bisa membuat aliran darah dari satu bagian tubuh ke bagian lain menjadi terbilang sulit. Bahkan, itu juga bisa mempengaruhi aliran darah ke penis." 

"Terkena Covid-19 juga akan menyebabkan Anda menghadapi risiko lima kali lebih tinggi terkena difungsi ereksi (impotensi)."

Pada akhirnya, sang dokter melanjutkan, bahwa masalah ini memang berpotensi menyebabkan penurunan ukuran penis itu sendiri.

"Ketika Anda kehilangan aliran darah ke area tersebut dari waktu ke waktu, maka itu dapat menyebabkan penyusutan jaringan itu sendiri, yang berarti Anda mungkin melihat penurunan panjang penis," katanya.***

Berita Bugar Lainnya:

Dosis Booster Covid-19 Berikan Perlindungan 90 Persen terhadap Kasus Rawat Inap selama Gelombang Omicron

Omicron: Mitos dan Fakta tentang Varian Terbaru Covid-19

Mix and Match Vaksin Covid-19, Indikasi dan Hasil Studi Awal serta Remomendasi dari WHO

Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id
Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id

Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.
Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.

  • Sumber: menshealth.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Selasa, 8 Februari 2022

    Inilah Kebiasaan Buruk di Malam Hari yang Bisa Membuat Berat Badan Bertambah

    Ada relasi antara kualitas tidur dan kemampuan tubuh untuk mengatur kadar glukosa dan kualitas tidu buruk menandai kadar glikemik yang buruk.

    Bugar

    Selasa, 8 Februari 2022

    5 Cara Sederhana Atasi Sakit Leher Bagian Belakang

    Posisi tidur yang sala sering menjadi faktor seseorang mengalami sakit leher.

    Bugar

    Selasa, 8 Februari 2022

    Berbicara pada Diri Sendiri: Apakah Itu Normal?

    Self-talk (berbicara pada diri sendiri) dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan fokus, dan meningkatkan harga diri.

    Bugar

    Selasa, 8 Februari 2022

    Kenali Asupan Vitamin yang Tepat untuk Kesehatan Rambut

    Kunci menjadikan rambut menjadi bagus dan sehat adalah terjaganya asupan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh rambut.

    Terbaru

    Bugar

    Senin, 4 Juli 2022

    Alasan Makan Apel di Pagi Hari Lebih Baik daripada Minum Kopi

    Ternyata, makan apel pada pagi hari lebih baik ketimbang meminum secangkir kopi.

    Bugar

    Senin, 4 Juli 2022

    Apakah Anak Anda Menderita Kecanduan Game? Kenali Tanda-tanda Awal Ini

    Baik itu perilaku anti-sosial atau peningkatan waktu di depan layar, ada beberapa tanda awal untuk mengetahui apakah anak Anda adalah pecandu game.

    Bugar

    Senin, 4 Juli 2022

    Berikut 7 Bukti Sains bahwa Teh Serai Harus Jadi Bagian dari Diet Anda

    Teh serai adalah minuman yang tidak hanya menenangkan, tetapi juga menawarkan manfaat yang luar biasa. Berikut adalah delapan alasan mengapa Anda harus minum teh serai secara teratur.

    Bugar

    Minggu, 3 Juli 2022

    7 Kudapan Protein yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

    Terdapat beberapa kudapan atau snack yang dapat meningkatkan massa otot.

    Bugar

    Minggu, 3 Juli 2022

    Tak Boleh Asal, Ini Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Memakai Obat Kumur

    Obat kumur baik untuk menjaga kesehatan mulut, namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan.

    Bugar

    Minggu, 3 Juli 2022

    Cara Sederhana untuk Melindungi Diri dari Gangguan Pendengaran

    Menurut WHO sekitar 1,5 miliar orang hidup dengan gangguan pendengaran.

    Bugar

    Minggu, 3 Juli 2022

    Deretan Manfaat Tahu yang Jarang Diketahui

    Selain rasanya yang enak, tahu juga mengandung banyak manfaat nutris.

    Bugar

    Sabtu, 2 Juli 2022

    Kenali 5 Bahan Rumahan yang Tak Terbukti Efektif Hilangkan Karang Gigi

    Kenali lima bahan yang tidak terbukti bisa membantu menghilangkan karang gigi.

    Bugar

    Sabtu, 2 Juli 2022

    5 Dampak yang Bisa Timbul karena Mengonsumsi Obat Sembarangan

    Mengonsumsi obat secara sembarangan dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh.

    Bugar

    Sabtu, 2 Juli 2022

    Mandi Air Dingin vs Air Panas, Ini Manfaat dan Bahayanya untuk Kesehatan Tubuh

    Berikut ini adalah perbandingan manfaat antara mandi air dingin vs mandi air hangat untuk kesehatan tubuh.
    X