Apa Itu Diplopia, Trauma Mata yang Menghantui Karier Marc Marquez

29 Maret 2022, 16:43 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dinyatakan kembali mengalami diplopa akibat insiden di Sirkuit Mandalika.
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dinyatakan kembali mengalami diplopa akibat insiden di Sirkuit Mandalika. /LaLiga

  • Marc Marquez dinyatakan kembali mengalami diplopia pada penglihatannya.
  • Disebut juga dengan istilah 'penglihatan ganda'.
  • Pada kasus Marc Marquez, pemicunya adalah trauma pada di Dokter menyatakan diplopia yang dirasakannya pada November lalu. kembali kambuh.

SKOR.id - Marc Márquez harus melihat karier olahraganya dalam bahaya tahun lalu.

Juara dunia balap MotoGP asal Catalan tersebut beberapa kali mengalami intervensi di bahu kanannya. Namun, ketika sensasinya mulai pulih, diplopia - yang dalam kasusnya karena trauma - memaksanya untuk berhenti lagi.

Sepekan yang lalu, penggemar si sulung dari Marquez bersaudara itu menerima kabar bahwa pembalap kebanggaan mereka kemungkinan harus istirahat setidaknya selama enam bulan.

Selama perjalanan kembali ke Spanyol, seusai GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, Marc pembalap mulai mengalami ketidaknyamanan dengan penglihatannya.

Dr. Sánchez Dalmau kemudian mengkonfirmasi bahwa diplopia yang dialami Marc Marquez pada bulan November lalu, diketahui kambuh, setelah pemeriksaan di Barcelona.

Tapi bagaimana dengan diplopia?
Juga dikenal sebagai "penglihatan ganda", adalah persepsi dua gambar dari satu objek.

Hal ini terjadi karena setiap mata merasakan objek pada titik yang berbeda dalam ruang, dan otak menafsirkannya seolah-olah ada dua objek yang berbeda.

Apa penyebab utamanya?

  • Kelumpuhan saraf okulomotor: Gerakan mata tergantung pada tiga saraf dan jika salah satu dari mereka gagal, terjadi deviasi mata.
  • Strabismus sebelumnya yang muncul, misalnya setelah operasi mata, strabismus masa kanak-kanak yang berlangsung hingga dewasa atau strabismus pasien rabun.
  • Trauma orbital (kasus Marc Márquez), ketika salah satu tulang di sekitar mata, patah, menyusul insiden tabrakan serius di Mandalika.

Momen saat Marc Marquez mengalami insiden highside crash dalam sesi warm up MotoGP Indonesia 2022 yang digelar di Sirkuit Mandalika pada Minggu (20/3/2022).
Momen saat Marc Marquez mengalami insiden highside crash dalam sesi warm up MotoGP Indonesia 2022 yang digelar di Sirkuit Mandalika pada Minggu (20/3/2022). twitter.com/MotoGP

  • Masalah hormonal seperti penyakit tiroid
  • Penyakit saraf otot, seperti miastenia gravis.
  • Infark otak, pendarahan, infeksi, radang, tumor...

Jadi, meskipun bukan penyakit serius, penyakit ini sangat membatasi kehidupan orang yang menderitanya. Dan, itu, semisalnya, huruf-huruf dari buku-buku itu saling berpotongan, ataupun mereka perlu mengedipkan mata untuk bisa menonton televisi.

Bagaimana cara menyembuhkannya?
Perawatan, seperti hampir selalu, akan tergantung pada orangnya.

Anda dapat menerapkan hormon dengan obat-obatan, memperbaiki patah tulang (jika telah terjadi) atau menunggu sampai sembuh sendiri dalam kasus infark saraf, misalnya.

Jika masalah berlanjut setelah enam bulan, toksin botulinum dapat disuntikkan ke otot-otot ekstraokular sehingga kekuatan difokuskan kembali pada mata.***

Berita Marc Marquez Lainnya:

Chico Lorenzo: Bagi Marc Marquez, Musim Ini Sudah Berakhir

Dokter Mata Spanyol Sebut Karier Marc Marquez dalam Bahaya

Marc Marquez Kembali Didiagnosa Kena Diplopia usai Crash di Mandalika

  • Sumber: Mundo Deportivo
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Sabtu, 26 Maret 2022

    Jangan Salah! Bau Tajam Bawang Putih Justru Tambahan Sehat untuk Diet Anda

    Tak peduli bagaimanapun Anda menggunakannya, bawang putih menawarkan manfaat yang signifikan — selain enak! Bau tajam, manfaat kuat!

    Bugar

    Sabtu, 26 Maret 2022

    Awas, Ilmuwan Mengidentifikasi Tipe Kepribadian 'Paling Berbahaya' Baru

    Satu sifat karakter "berbahaya" baru dijuluki "dark emphaty" telah berhasil diidentifikasi oleh para ilmuwan - tetapi apakah Anda memilikinya?

    Bugar

    Sabtu, 26 Maret 2022

    Tyson Fury Tidak Akan Pernah Mengiklankan Judi, Alkohol, atau Narkoba

    Karena apa yang telah dia alami, Fury menolak jutaan dolar untuk mengiklankan perjudian, alkohol, dan produk terkait narkoba, yang dia yakini dapat "menyebabkan orang bunuh diri".

    Bugar

    Minggu, 27 Maret 2022

    Ahli Gizi Memperingatkan Bahaya Juice Cleanse dan Detoks

    Yahoo Lifestyle mencari tahu penjelasan yang komplet tentang jus pembersih dan detoksifikasi dan mengapa mereka bisa berbahaya.

    Terbaru

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Cara Mendeteksi apakah Anda Orangtua yang Beracun dan Dampaknya terhadap Anak-anak

    Para ahli psikologi telah mengidentifikasi dua jenis orangtua yang beracun: penderita dan narsisis, yang sama-sama merugikan masa depan anak.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    4 Jenis Yogurt dengan Kandungan Probiotik Terbaik

    Probiotik sangat penting untuk menjaga kesehatan usus.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    5 Posisi Bercinta yang Bisa Bikin Wanita Ketagihan

    Wanita dan pria tidak selalu setuju tentang apa yang memenuhi syarat sebagai seks yang menyenangkan.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Cuaca Tak Menentu, Inilah Sejumlah Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan

    Kondisi cuaca yang tak menentu efek pancaroba bisa menjadi pemicu beragam penyakit dan sejumlah gangguan kesehatan.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Efek Tinggal di Rumah yang Berantakan, Bisa Bahaya bagi Kesehatan

    Apa dampak dari kekacauan dalam kehidupan kita sehari-hari? Ketahui pentingnya menjaga rumah tetap bersih dan rapi.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Tips Mengatasi Rambut Kering, Bisa Dilakukan di Rumah

    Berikut adalah sejumlah langkah sederhana untuk mengatasi masalah rambut kering.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Bukan Bikin Bodoh, Ini Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Micin Menurut dr. Tirta

    Berikut adalah bahaya terlalu banyak mengonsumsi micin menurut dr. Tirta.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Apakah Anda Pernah Mengalami 'Lapar Emosional'? Ikuti Tips Berikut untuk Mengatasinya

    Perasaan seperti cemas, gugup, kewalahan atau bahkan rasa kebosanan dapat menyebabkan seseorang makan tanpa benar-benar lapar, yang dikenal dengan istilah 'lapar emosional'.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Kenali Beragam Manfaat Membaca Buku bagi Kesehatan Mental

    Berikut Skor.id merangkum berbagai manfaat membaca buku bagi kesehatan mental.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    5 Makanan Barat di Tiktok yang Sehat dan Mudah Dibuat di Rumah

    Makanan sehat terkadang kurang disukai karena rasanya yang bisa dibilang cukup hambar. Namun sesungguhnya ada beberapa yang nikmat untuk dikonsumsi setiap hari.
    baindo

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X