Apakah Sarden Kalengan Menyehatkan? Begini Faktanya

18 September 2021, 18:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Ilustrasi ikan sarden kalengan.
Ilustrasi ikan sarden kalengan. /Gambar oleh Lola Rudolphi dari Pixabay

  • Sarden kalengan memiliki beberapa manfaat yang berpotensi menyehatkan tubuh.
  • Fungsi hati, tulang, hingga saraf dapat meningkat dengan mengonsumsi sarden kalengan.
  • Catatan penting dari para ahli adalah jangan mengonsumsi sarden kalengan terlalu banyak. 

SKOR.id - Bukan hanya sebatas klaim kemasan, studi tentang sarden kalengan ternyata menunjukkan adanya potensi manfaat untuk kesehatan tubuh, lho!

Sarden adalah salah satu jenis ikan air laut yang meskipun kecil tetapi memiliki kandungan minyak yang tinggi.

Ikan sarden biasa dikonsumsi dalam bentuk olahan daging segar, makanan beku, atau juga kalengan.

Di Indonesia, olahan ikan sarden paling populer dipasaran adalah dalam bentuk kalengan dan biasanya dengan rasa saus pedas atau tomat.

Menurut klaim dari setiap kemasan, ikan sarden kalengan mengandung banyak nutrisi baik bagi tubuh. Lantas apakah benar demikian?

Dilansir dari WebMD, ikan sarden setidaknya mengandung nutrisi seperti protein, lemak, vitamin B12, selenium, fosfor, vitamin D, kalsium, vitamin D3, dan iodine.

Kemudian, potensi manfaat yang terdapat dalam olahan ikan sarden kalengan, antara lain:

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Asam lemak omega-3 daam ikan memiliki fungsi untuk menstabilkan ritme detak jantung dan menjaga dari penyumbatan arteri.

Ikan dengan kandungan omega-3 tertinggi adalah ikan berminyak banyak seperti salmon, mackerel, dan sarde.

American Heart Association merekomendasikan konsumi ikan berminyak tapi tidak digoreng, yakni dua porsi per minggu atau setara 3,5 ons. 

2. Memperkuat Tulang

Ilustrasi seseorang mengalami masalah pada tulang.
Ilustrasi seseorang mengalami masalah pada tulang. Medial News Today

Ketika mengonsumsi ikan sarden, alangkah lebih baiknya untuk sekaligus memakan tulang dan selaput kulitnya karena di sanalah sumber nutrisi sang ikan berada.

Ikan sarden sangat kaya vitamin D, kalsium, dan fosfor yang bagus untuk kesehatan tulang.

3. Meningkatkan Fungsi Saraf

Kandungan B12 dalam ikan sarden sangat membantu, terutama orang dewasa, dalam meningkatkan fungsi saraf sensorik.

Meskipun demikian, mengonsumsi ikan sarden kalengan bukan tanpa risiko. WebMD menjelaskan bahwa sarden kalengan berpeluang meningkatkan berbagai penyakit.

Kandungan sodium yang tinggi berpotensi dalam meningkatkan tekanan darah, asam urat, dan batu ginjal jika dikonsumsi terlalu banyak.

BBC Good Food juga menulis bahwa ikan sarden kalengan berpeluang memiliki kandungan kalori dan lemak yang lebih tinggi daripada kondisi segar.

Berita Bugar Lainnya:

Jaga Kadar Kolesterol dalam Tubuh, 6 Makanan ini Baik Dikonsumsi

8 Makanan yang Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

  • Sumber: BBC Good Food, WebMD
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Sabtu, 14 Agustus 2021

    Makanan dan Gaya Hidup untuk Membuat Mata Lebih Tajam dan Sehat

    Mata menjadi salah satu indra manusia yang memiliki peran vital. Untuk itu, kita perlu menjaga kesehatan mata.

    Bugar

    Kamis, 19 Agustus 2021

    Makanan yang Harus Dihindari jika Menderita Asam Urat

    Penyakit asam urat merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dijumpai terjadi kepada berbagai lapisan masyarakat.

    Terbaru

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Kunci untuk Mencapai Hubungan yang Memuaskan, Salah Satunya Sesuaikan Ekspektasi

    Hubungan yang memuaskan adalah hubungan di mana kedua pasangan merasa dihargai, dicintai, dihormati, dan aman.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    7 Tips Sederhana Menjaga Kesehatan

    Ada sejumlah cara sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan,

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Jangan Panik, Begini Tips Cegah Hepatitis Akut Misterius dari IDAI

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan tips agar terhindar dari hepatitis akut.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Sederet Fakta yang Perlu Diketahui tentang Virus Hendra, Gejala dan Cara Pencegahan

    Berikut ini adalah sederet fakta yang perlu diketahui tentang virus Hendra.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Memiliki Alergi atau Asma Mungkin Terkait dengan Risiko Penyakit Jantung

    Sebuah studi baru telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara asma dan alergi dan peningkatan risiko penyakit jantung.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Ketahui Manfaat dan Risiko Terapi 'Kretek-kretek' alias Chiropractic

    Berikut ini adalah manfaat dan risiko yang didapat dari terapi chiropractic.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Apakah Buah Bisa Membuat Kita Gemuk? Semua yang Perlu Anda Tahu tentang Nutrisinya

    Menurut kepercayaan populer, karena buah-buahan juga mengandung gula, mereka tidak cocok untuk diet rendah kalori. Mana yang benar?

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Berolahraga, Bermeditasi, dan 7 Tips Lain untuk Memulai Gaya Hidup Baru

    Ketika Anda tidak tahu harus mulai dari mana, memiliki pemandu bisa menjadi titik awal untuk perubahan kebiasaan yang pasti, dalam rangka mencapai kesejahteraan umum.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Makan Terlalu Banyak Daging Tingkatkan Risiko Pria Menjadi Tidak Subur

    Makan terlalu banyak daging meningkatkan risiko pria menjadi tidak subur, klaim penelitian yang dilakukan di University of Woncester, Inggris.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Alasan Mengapa Kepanasan Membuat Tubuh Terasa Lelah

    Tubuh pasti merasa cepat lelah ketika terpapar panasnya matahari.
    X