Bukan Hanya Dialami Anak-anak, Kenali Gejala Biang Keringat dan Cara Mengobatinya

20 September 2021, 22:30 WIB
Penulis: Lily Indriyani
Editor: Lily Indriyani
Ilustrasi seseorang mengalami gejala gatal-gatal akibat alergi makanan.
Ilustrasi seseorang mengalami gejala gatal-gatal akibat alergi makanan. /MejorconSalud

  • Biang keringat tidak hanya dialami oleh bayi dan anak-anak, melainkan hingga orang dewasa. 
  • Biang keringat merupakan masalah kulit yang lazim dialami masyarakat di negara tropis. 
  • Kenali gejala biang keringat dan cara mengatasinya.

SKOR.id - Biang keringat tak hanya dialami oleh bayi dan anak-anak, melainkan juga orang dewasa yang biasanya tinggal di negara beriklim tropis.

Masalah kulit atau dalam istilah medis, miliaria, seringnya ditandai dengan gejala ruam merah kecil pada permukaan kulit, sensasi gatal dan panas. 

Bagian tubuh yang terkena infeksi bakteri ini juga bisa di mana saja. Dengan kata lain, tidak spesifik, mulai dari tangan, punggung, sampai jerawat.

Dan, dikarenakan umum terjadi di negara tropis seperti Indonesia, infeksi biang keringat cenderung dianggap sepele oleh sebagian orang.

Padahal, ada tingkatan keparahan dalam biang keringat atau miliaria yang harus diwaspadai. Setidaknya, ada tiga yang mesti Skorer pahami.

Seperti dikutip dari laman Lifebouy, pertama adalah miliaria crystallina. Jenis infeksi biang keringat yang satu ini merupakan yang paling ringan.

Pada tingkatan ringan, hanya lapisan atas kulit tipis yang terpengaruh infeksi biang keringat seperti lecet dan kulit berwarna kemerahan.

Adapun untuk tingkatan kedua, miliaria rubra, jenis biang keringat yang lebih berat sebab infeksi sudah masuk ke dalam lapisan kulit hidup.

Masuknya bakteri penyebab biang keringat ke dalam lapisan kulit hidup biasanya menimbulkan sensasi gatal dan panas pada penderitanya. 

Yang paling parah, miliaria pustulosais atau komplikasi dari miliaria rubra. Saat keringat yang terinfeksi bakteri piogenik berubah jadi nanah.

Secara umum, tingkatan infeksi biang keringat sangat dipengaruhi oleh cuaca dan faktor dari masing-masing tubuh.

Oleh karena itu, saat menemukan gejala biang keringat, sebaiknya langsung pikirkan cara untuk menghilangkannya. 

Gejala biang keringat sebenarnya sangat mudah disadari. Berikut adalah beberapa ciri-ciri infeksi kulit yang satu ini.

- Bintik merah
- Gatal dan panas
- Periode kelelahan
- Pusing
- Haus
- Demam

Biang keringat rentan dipicu kondisi panas yang berlebih. Untuk itu, diperlukan beberapa cara untuk mencegahnya.

Memakai pakaian yang adem bisa jadi salah satu solusi, serta gunakan topi atau payung saat hendak keluar ruangan.

Konsumsi air minum yang cukup untuk mencegah infeksi karena asupan cairan bisa membantu menghidrasi kulit Skorer.

Jika sudah terinfeksi biang keringat, menambah frekuensi mandi bisa meringankan gejala. Kalau perlu, gunakan antiseptik.

Membuat kulit terasa dingin bisa menurunkan gejala biang ketingat dan itu bisa diperoleh dengan krim atau bedak dingin.

Untuk infeksi dengan tingkatan tertentu, akan menimbulkan gatal yang bisa membuat Skorer merasa sangat tidak nyaman.

Maka, Skorer bisa mengonsumsi obat anti-alergi. Namun, pastikan sudah terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. 

Biang keringat umumnya bisa sembuh tanpa pengobatan. Namun, makin lama ditangani, infeksi kulit ini bisa berbekas.

Dengan mengetahui gejala dan cara pengobatan, Skorer bisa mengambil langkah cepat dan tepat untuk mengatasinya. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Artikel Bugar Lainnya: 

Mengenal Pertanda Alergi Detergen dan Cara Mengatasinya

Jangan Hanya Ikut Tren, Ini Bahaya Air Fryer yang Perlu Diketahui

Rekomendasi Makanan yang Bisa Bantu Obati Radang Tenggorokan

  • Sumber: Alodokter, Lifebouy
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Kamis, 16 September 2021

    Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Osteoporosis dan Pengapuran

    Kerap dianggap sama, kenali perbedaan osteoporosis dan pengapuran.

    Bugar

    Jumat, 17 September 2021

    Manfaat Pakai Sunblock Secara Rutin, Bukan Hanya saat Liburan ke Pantai

    Paparan sinar UV berlebih bisa tingkatkan risiko kulit terbakar, kerusakan mata, sampai dengan kanker kulit.

    Bugar

    Minggu, 19 September 2021

    Punya Mata Panda, Hilangkan dengan Minyak Zaitun

    Mata panda sering dianggap sebagai indikator kesehatan seseorang seperti terlalu lelah atau sering begadang.

    Terbaru

    Bugar

    Senin, 18 Oktober 2021

    Hanya 10 Menit Tiap Hari, 5 Olahraga Ini Diklaim Efektif Bikin Kurus

    Ada lima olahraga yang bisa dilakukan sendiri setiap 10 menit di rumah, namun diklaim sangat efektif turunkan berat badan.

    Bugar

    Senin, 18 Oktober 2021

    5 Manfaat Buah Durian untuk Kesehatan

    Mengonsumsi buah durian dengan wajar mampu memberikan berbagai khasiat untuk tubuh.

    Bugar

    Senin, 18 Oktober 2021

    Pahami Bahaya Alienasi Terhadap Perkembangan Kesehatan Mental

    Jenis alienasi yang sering kita temui dalam masyarakat adalah isolasi, ketidakberartian, dan ketidakberdayaan.

    Bugar

    Senin, 18 Oktober 2021

    Mengenal Berbagai Jenis Minyak Rambut beserta Manfaatnya

    Berikut ini merupakan jenis-jenis minyak rambut beserta manfaatnya.

    Bugar

    Senin, 18 Oktober 2021

    Jenis Nutrisi yang Dibutuhkan untuk Kesehatan Penglihatan

    Kemampuan penglihatan seseorang biasanya menurun seiring bertambahnya usia.

    Bugar

    Minggu, 17 Oktober 2021

    Sering Bekeringat ketika Makan, Bisa Jadi Indikasi Masalah Kesehatan Serius

    Ternyata berkeringat ketika makan bisa jadi indikasi masalah kesehatan tertentu.

    Bugar

    Minggu, 17 Oktober 2021

    Mengenal Masalah Kesehatan Mental, Self Harm dan Segala Bahayanya

    Melukai diri sendiri ini adalah sebuah tanda adanya masalah pada kesehatan mental atau adanya tekanan emosional yang meluap-luap.

    Bugar

    Minggu, 17 Oktober 2021

    Tips Merawat Rambut Setelah Berlibur ke Pantai

    Ada sejumlah cara yang perlu diterapkan dalam rangka merawat rambut setelah bepergian ke pantai.

    Bugar

    Minggu, 17 Oktober 2021

    Penyebab Muncul Uban di Usia Remaja

    Faktor genetik adalah faktor terbesar munculnya uban pada usia remaja.

    Bugar

    Sabtu, 16 Oktober 2021

    Deretan Buah yang Cocok Redakan Radang Tenggorokan

    Daftar buah yang dapat dikonsumsi untuk meredakan Radang Tenggorokan.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X