Hummus, Hidangan Khas Timur Tengah yang Kaya Akan Nutrisi

3 Agustus 2022, 09:00 WIB
Penulis: Igor Hakim
Editor: Igor Hakim
Ilustrasi makanan khas Timur Tengah, Hummus.
Ilustrasi makanan khas Timur Tengah, Hummus. /Pixabay.com

  • Hummus adalah hidangan saus atau olesan khas Timur Tengah yang sangat populer.
  • Hummus tidak hanya lezat, tetapi juga serbaguna, dan dikemas dengan nutrisi.
  • Mengonsumsi hummus memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.

SKOR.id Hummus adalah hidangan saus atau olesan khas Timur Tengah yang sangat populer.

Biasanya dibuat dengan campuran kacang arab, tahini (biji wijen), minyak zaitun, air perasan lemon dan bawang putih. Semuanya kemudian diblender hingga halus.

Hummus tidak hanya lezat, tetapi juga serbaguna, dan dikemas dengan nutrisi serta telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan dan nutrisi yang mengesankan.

Berikut adalah manfaat mengonsumsi hummus untuk kesehatan tubuh:

Sangat Bergizi dan Dikemas Dengan Protein Berbasis Tumbuhan

 

Anda bisa merasa senang makan hummus, karena mengandung berbagai macam vitamin dan mineral. Satu porsi hummus 100 gram (3,5 ons) mengandung:

  • Kalori: 166
  • Lemak: 9,6 gram
  • Protein: 7,9 gram
  • Karbohidrat: 14,3 gram
  • Serat: 6.0 gram
  • Mangan: 39% dari Asupan Diet yang Direkomendasikan (RDI)
  • Tembaga: 26% dari RDI
  • Folat: 21% dari RDI
  • Magnesium: 18% dari RDI
  • Fosfor: 18% dari RDI
  • Zat Besi: 14% dari RDI
  • Seng: 12% dari RDI
  • Tiamin: 12% dari RDI
  • Vitamin B6: 10% dari RDI
  • Kalium: 7% dari RDI

Hummus adalah sumber protein nabati yang hebat, menyediakan 7,9 gram per porsi. Ini menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi orang-orang yang berdiet vegetarian atau vegan.

Mengonsumsi protein yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan optimal, pemulihan dan fungsi kekebalan tubuh.

Selain itu, hummus mengandung zat besi, folat, fosfor dan vitamin B, yang semuanya penting untuk vegetarian dan vegan, karena mereka mungkin tidak mendapatkan cukup dari makanan mereka.

Kaya akan Bahan yang Terbukti Membantu Melawan Peradangan

Peradangan adalah cara tubuh untuk melindungi diri dari infeksi, penyakit, atau cedera. Namun, terkadang peradangan dapat bertahan lebih lama dari yang diperkirakan.

Ini disebut peradangan kronis, dan telah dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan yang serius. Hummus mengandung bahan-bahan sehat yang dapat membantu memerangi peradangan kronis. 

Minyak zaitun adalah salah satunya. Ini kaya akan antioksidan kuat yang memiliki manfaat anti-inflamasi.
 
Secara khusus, minyak zaitun murni mengandung antioksidan oleocanthal, yang diyakini memiliki sifat anti-inflamasi yang serupa dengan obat anti-inflamasi umum.
 
Demikian pula, biji wijen, yang membentuk tahini, dapat membantu mengurangi penanda peradangan dalam tubuh seperti IL-6 dan CRP, yang meningkat pada penyakit radang seperti radang sendi.
 
Selain itu, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya kacang-kacangan seperti kacang arab mengurangi penanda peradangan darah.
 
Memiliki Indeks Glikemik Rendah, Sehingga Dapat Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
 
Hummus memiliki beberapa sifat yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda. Pertama, hummus sebagian besar terbuat dari kacang arab, yang memiliki indeks glikemik (GI) rendah.
 
Indeks glikemik adalah skala yang mengukur kemampuan makanan untuk meningkatkan gula darah.
 
Makanan dengan nilai GI tinggi cepat dicerna dan kemudian diserap, menyebabkan lonjakan tajam dan penurunan kadar gula darah.
 
Sebaliknya, makanan dengan nilai GI rendah lambat dicerna dan kemudian diserap, menyebabkan kenaikan dan penurunan kadar gula darah lebih lambat dan lebih seimbang.
 
Hummus juga merupakan sumber serat larut dan lemak sehat. 
 
Kacang arab kaya akan protein, pati resisten dan antinutrisi, yang memperlambat pencernaan karbohidrat.
 
Lemaknya juga membantu memperlambat penyerapan karbohidrat dari usus, yang, pada gilirannya, memberikan pelepasan gula yang lebih lambat dan lebih stabil ke dalam aliran darah.
 
Sebagai contoh, penelitian telah menunjukkan bahwa roti putih melepaskan gula empat kali lebih banyak ke dalam darah setelah makan dibanding hummus, meskipun menyediakan jumlah karbohidrat yang sama.
 
Baca Juga Artikel Wellness Lainnya:

 

  • Sumber: healthline
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Selasa, 2 Agustus 2022

    Coba 10 Langkah Ini untuk Hidup Lebih Lama: Dari Menunda Sarapan hingga Make A List

    Ahli saraf terkemuka Dr Julia Jones mengatakan perubahan sederhana pada rutinitas harian kita akan lebih bermanfaat daripada mengeluarkan keringat di gym.

    Bugar

    Selasa, 2 Agustus 2022

    4 Makanan yang Ternyata Bikin Bau Mulut, Salah Satunya Jeruk

    Tak banyak yang sadar jika empat camilan berikut ini ternyata bikin bau mulut.

    Bugar

    Selasa, 2 Agustus 2022

    Lima Mitos Kanker yang Perlu Anda Ketahui dan Kapan Harus Mendapatkan Bantuan Medis

    Seorang dokter urologi (spesialis sistem saluran kemih) telah memecahkan lima mitos kanker yang perlu diketahui semua orang dan mengungkapkan kapan harus mendapatkan bantuan medis.

    Bugar

    Selasa, 2 Agustus 2022

    Makan Terlalu Banyak Junk Food Bisa Memicu Demensia, Menurut Studi di Inggris

    Studi mengatakan makanan ultra-olahan membahayakan otak - dan mengurangi satu batang cokelat sehari dapat mengurangi risiko demensia sebesar 3%.

    Terbaru

    Bugar

    Senin, 15 Agustus 2022

    Skortips: Nasihat Kesehatan untuk Anda Jelang Menginjak Usia 60 Tahun

    Skor.id menyoroti beberapa hal-hal yang harus menjadi perhatian setelah berusia 60 tahun.

    Bugar

    Senin, 15 Agustus 2022

    Minuman Ini Membantu Anda Meningkatkan Kesehatan Usus dan Mengurangi Kadar Gula Darah

    Sebuah penelitian telah menemukan bahwa teh hijau dapat bermanfaat untuk meningkatkan sindrom metabolik.

    Bugar

    Senin, 15 Agustus 2022

    Kim Kardashian Sebut Psoriasis 'Menyakitkan dan Menakutkan': Siapa yang Berisiko?

    Kim Kardashian telah berbicara tentang psoriasisnya di masa lalu, yang merupakan penyakit peradangan yang menyebabkan bercak bersisik tumbuh di kulit Anda.

    Bugar

    Senin, 15 Agustus 2022

    Jam demi Jam: Waktu Terbaik untuk Melakukan Aktivitas Anda dalam Sehari

    Jam demi jam – waktu terbaik untuk melakukan segalanya- mulai dari sarapan hingga kapan harus tidur, menurut sebuah penelitian.

    Bugar

    Minggu, 14 Agustus 2022

    Banyak Kalori yang Mampu Terbakar oleh Seks: Tergantung Posisi, Waktu, dan Seberapa Aktif Anda

    Seks sering digambarkan sebagai latihan fisik yang hebat, tetapi apakah itu benar-benar membantu Anda menurunkan berat badan?

    Bugar

    Minggu, 14 Agustus 2022

    Suka Makan Udang, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan

    Tak hanya lezat, udang juga kaya akan nutrisi penting yang baik untuk kesehatan tubuh.

    Bugar

    Minggu, 14 Agustus 2022

    Apakah Anda Menderita Hipertensi? Berikut Langkah Kunci untuk Mengurangi Konsumsi Garam

    Anda dapat mengonsumsi hingga enam gram natrium per hari dalam konteks diet yang seimbang.

    Bugar

    Minggu, 14 Agustus 2022

    The Batman: Ketahui Diet Ketat Robert Pattinson untuk Perannya yang Paling Penting

    Agar sesuai dengan peran ksatria gelap, Robert Pattinson harus menjalani diet sangat ketat dan berlatih fisik lima atau enam hari seminggu.

    Bugar

    Sabtu, 13 Agustus 2022

    Seberapa Serius Tekanan Darah Rendah Berbahaya bagi Tubuh

    Ketika kebanyakan orang khawatir tentang tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah dapat memiliki konsekuensi yang serius.

    Bugar

    Sabtu, 13 Agustus 2022

    Jangan Salah, Makan Jangkrik Ternyata Memiliki Manfaat untuk Kesehatan

    Jangkrik adalah salah satu dari banyak serangga yang dimakan di seluruh dunia.
    X