Ingin Stabilkan Kadar Gula Darah? Cobalah Berolahraga di Malam Hari

17 November 2022, 18:30 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Ilustrasi melakukan olahraga lari menjelang matahari terbenam.
Ilustrasi melakukan olahraga lari menjelang matahari terbenam. /Pixabay

  • Ada metode baru untuk mengatur kadar gula darah dengan lebih baik.
  • Sebuah penelitian dalam jurnal Diabetologia menemukan bahwa bergerak antara sore hari hingga tengah malam adalah waktu terbaik untuk melakukannya.
  • Para ilmuwan memantau 955 peserta selama empat hari empat malam melalui penggunaan akselerometer dan monitor detak jantung.

SKOR.id - Jika Anda mencoba memasukkan latihan ke dalam jadwal keseharian Anda, Anda mungkin ingin mempertimbangkan sesi sore atau malam hari.

Temuan baru yang diterbitkan dalam jurnal Diabetologia menemukan bahwa bergerak antara tengah hari dan tengah malam adalah jendela terbaik jika Anda ingin mengatur kadar gula darah dengan lebih baik.

Untuk mencapai temuan ini, para peneliti mengumpulkan 6.700 peserta antara usia 45 dan 65 tahun dengan indeks massa tubuh lebih dari 27.

Setiap orang menjalani pemeriksaan fisik, yang mengukur sampel gula darah mereka.

Pemeriksaan juga mencatat kadar glukosa darah dan insulin mereka selama periode tanpa makan dan setelah makan.

Setiap peserta juga mengisi kuesioner yang merinci gaya hidup mereka, dan peserta terpilih menjalani MRI untuk mengukur lemak hati.

Para ilmuwan kemudian memantau 955 peserta itu selama empat hari empat malam melalui penggunaan akselerometer dan monitor detak jantung.

Mereka membagi pelacakan harian mereka menjadi tiga kerangka waktu: jam 6 pagi hingga siang, siang hingga 6 sore, dan jam 6 sore sampai tengah malam. Penilaian ini membantu mereka mengetahui kapan orang melakukan latihan yang paling keras.

Hasilnya? Setelah memilah data dari 755 peserta, para peneliti menemukan bahwa orang yang berolahraga di sore hari mengalami penurunan resistensi insulin sebesar 18%, sedangkan mereka yang beraktivitas di malam hari mengalami penurunan sebesar 25%.

Tim mencatat bahwa sesi kebugaran pagi tidak menyebabkan perubahan resistensi insulin atau kandungan lemak hati. Sementara mereka mengatakan bahwa informasi ini bermanfaat, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap bagaimana waktu ikut berperan dalam pengendalian gula darah.***

Berita Entertainment Bugar Lainnya:

5 Makanan yang Harus Dihindari untuk Mengelola Kadar Gula Darah Tinggi secara Alami

Buah untuk Makan Malam: 3 Buah Pilihan yang Tidak Akan Mempengaruhi Kadar Gula

Diabetes: Tiga Sensasi di Tangan dan Kaki yang Bisa Menjadi Tanda Kadar Gula Darah Tidak Normal

Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.
Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.

 

 

  • Sumber: Martha Stewart
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Selasa, 15 November 2022

    Cobalah Teknik '20-20-20' Ini untuk Bantu Meredakan Ketegangan Mata Digital

    Ketegangan mata digital yang disebabkan oleh terlalu banyak waktu layar adalah hal yang nyata, kata para ahli. Berikut cara meredakan mata kering, kemerahan, dan lelah.

    Bugar

    Selasa, 15 November 2022

    Bagikan Sesi Workout di Instagram, Sofia Vergara Dipuji Teknik Latihan Otot Bokong

    Aktris SofĂ­a Vergara memulai minggunya di awal pekan kedua bulan November, dengan melakukan latihan tubuh bagian bawah dan membagikannya di Instagram.

    Bugar

    Selasa, 15 November 2022

    Nick Jonas Ungkap 4 Tanda Awal yang Memicu Didiagnosis Diabetes Tipe 1

    Pada Hari Diabetes Sedunia, Jonas berbagi gejala yang menyebabkan diagnosis Diabetes Tipe 1 masa kecilnya: penurunan berat badan, rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, dan lekas marah.

    Bugar

    Selasa, 15 November 2022

    Kenali 9 Alasan Mengapa Testis Anda Terasa Sakit: Dari Infeksi hingga Torsi Testis

    Rasa sakit yang tiba-tiba di testis Anda bisa sangat mengkhawatirkan, belum lagi tidak menyenangkan, apakah rasa sakit itu ringan, sedang, ataukah cukup parah untuk mengirim Anda ke ruang gawat darurat.

    Terbaru

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Mengapa Kita Menguap dan Mengapa Itu Sangat Menular: Kata Para Ahli

    Mengapa sebenarnya kita menguap? Dan mengapa hampir tidak mungkin menahan kuap saat seseorang melakukannya di depan Anda?

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Hot flashes: Apa Itu dan Bagaimana Mengelola Gejala Menopause

    Salah satu gejala menopause yang paling umum adalah hot flashes, di mana wanita tiba-tiba mengalami kepanasan yang tidak nyaman pada wajah dan tubuh mereka.

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Kekurangan Nutrisi 'Penyebab Utama' Kerontokan Rambut, Konsumsi Ini untuk Mencegahnya

    Kurangnya nutrisi tertentu dapat memicu kerontokan rambut berlebihan, tetapi untungnya beberapa makanan dapat membantu, menurut seorang ahli.

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Perbedaan antara Protein Hewani dan Nabati: Mana yang Lebih Baik?

    Protein sangat penting untuk sejumlah fungsi kesehatan. Ini memasok tubuh dengan energi sambil membangun dan memperbaiki jaringan setelah cedera, latihan, operasi, dan bentuk keausan lainnya.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Mengapa Kebanyakan Pria Tidak Memiliki Cukup Teman Dekat, Cari Tahu Alasannya

    Istilah persahabatan bukan hanya tentang mereka yang duduk bersama Anda di bus sekolah ataupun bermain bersama di tim bisbol masa kecil Anda, itu adalah komponen inti dari pengalaman manusia, kata para ahli.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Infeksi Strep A yang Merebak di Inggris

    Setidaknya enam anak telah meninggal dan yang lainnya berjuang untuk hidup di rumah sakit setelah tertular bakteri Streptococcus A di Inggris dan Wales.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    7 Bahan Herbal untuk Obat Sakit Pinggang

    Ada banyak hal penyebab seseorang mengalami sakit pinggang dan obat herbal salah satu solusinya

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Beberapa Perubahan yang Mungkin Terjadi pada Tubuh Anda saat Anda Mulai Berlari

    Berlari adalah aktivitas yang sangat sehat yang dimasukkan oleh banyak atlet dalam rutinitas mereka.

    Bugar

    Jumat, 2 Desember 2022

    Awas, Ini Efek Buruk pada Kulit dan Mata akibat Terlalu Lama Terpaku pada Layar Ponsel

    Diperkirakan 60% populasi dunia menghabiskan lebih dari enam jam sehari di depan layar: terutama ponsel, tetapi juga layar komputer, televisi, dan perangkat digital lainnya. Pada akhirnya, inilah yang dikenal sebagai polusi digital.
    X