Jenis Sakit Kepala yang Berkaitan dengan Virus Corona, termasuk Varian Omicron

26 Desember 2021, 11:00 WIB
Penulis: Dewi
Editor: Dini Wulandari
Ilustrasi sakit kepala.
Ilustrasi sakit kepala. /(Pixabay.com)

  • Virus corona varian omicron mengganas di berbagai negara. 
  • Salah satu gejala terpapar virus corona varian terbaru ini adalah sakit kepala hebat. 
  • Berikut dijelaskan beberapa jenis sakit kepala yang berkaitan dengan virus corona. 

SKOR.id - Virus corona varian Omicron tengah mengganas di beberapa negara, sementara di Indonesia sendiri varian terkini itu diketahui sudah teridentifikasi.

Mengingat kian meluasnya virus corona varian yang satu ini, penting untuk mengetahui gejala-gejala yang dialami penderita penyakit ini.

Salah satu gejala yang dialami adalah sakit kepala hebat, selain juga merasa kelelahan. Namun sakit kepala merupakan salah satu gejala Covid-19 yang umum terjadi, meski tingkat keparahannya berbeda.

 

Spesialis Quironsalud menjelaskan bahwa ada beberapa tipe sakit kepala yang berhubungan dengan virus corona, dengan penyebab dan efek berbeda.

Berikut adalah beberapa tipe sakit kepala, termasuk yang menjadi gejala virus corona varian omicron.

1. Sakit Kepala Virus Corona

Yang termasuk gejala Covid-19 adalah kesulitan bernapas, demam, batuk, dan kehilangan penciuman maupun perasa atau disebut anosmia.

Selain itu, sakit kepala juga bisa menjadi salah satu kemungkinan efek SARS-CoV-2. Faktanya, seperti yang kita lihat, ini adalah salah satu gejala utama dari varian omicron.

Hal ini sesuai dengan penjelasan dari Dr. Joan Izquierdo Casas, kepala Neurology di Hospital Universitari General de Catalunya.

“Seiring berjalannya waktu dan pengalaman meningkatnya penyakit ini, serangkaian gejala muncul, termasuk sakit kepala, ketidakstabilan, kesemutan, insomnia, dan kesulitan konsentrasi karena gangguan memori.”

2. Migrain

Virus corona juga disebut dapat memperburuk situasi migrain pada penderitanya, atau bahkan meningkatkan intensitasnya.

Migrain memengaruhi 10 hingga 15 persen populasi, dan paling banyak menyerang wanita. Meski penyebabnya tidak diketahui secara pasti, banyak yang menyakini ini memiliki hubungan dengan genetik.

Dalam banyak kasus, kondisi ini dianggap sebagai kondisi kronis yang tidak dapat diobati.

Migrain menyebabkan nyeri hebat di kepala, yang dapat berlangsung selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Rasa sakit akibat migrain meningkat ketika kita menggerakkan kepala. Selain itu menyebabkan mual, muntal, dan intoleransi terhadap cahaya serta kebisingan.

3. Sakit Kepala yang Disebabkan Penggunaan Masker

Sakit kepala dapat disebabkan oleh virus, meski bisa juga sebagai akibat dari hal yang yang berkaitan dengan pandemi.

Salah satunya adalah penggunaan masker atau peralatan lain di area wajah secara terus menerus. Seperti diketahui, di era pandemi ini memakai masker adalah salah satu cara paling ampuh mencegah penularan virus corona, sehingga wajib digunaan terutama saat aktivitas di luar rumah.

Memakai masker selama berjam-jam, terutama jika terlalu ketat, rupanya dapat menyebabkan sakit kepala.

4. Sakit Kepala karena Stres

Ilustrasi stres.
Ilustrasi stres. pixabay.com

Pandemi virus corona yang sudah berlangsung selama kurang lebih dua tahun menyebabkan stres bagi sebagian besar orang.

Ketidakpastian serta ketakutan terpapar virus corona memengaruhi imunitas tubuh dan juga dapat berimbas menyebabkan sakit kepala. 

Berita Bugar Lainnya

Manfaat Semangka Untuk Ibu Hamil

Mengenal Diet Kenyang, Metode Turun Berat Badan ala Dewi Hughes

  • Sumber: Mundo Deportivo
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Jumat, 24 Desember 2021

    Jangan Konsumsi Minuman Ini Setelah Makan Durian

    Meski belum ada penelitian lebih lanjut namun tak ada salahnya untuk berhati-hati.

    Bugar

    Jumat, 24 Desember 2021

    Bahan Kimia ini Ternyata Berbahaya untuk Kesuburan Pria

    Bahan kimia pengganggu hormon bisa bersembunyi di tempat kerja, di udara, dan bahkan mungkin di produk perawatan pribadi.

    Bugar

    Sabtu, 25 Desember 2021

    Ibu Hamil, Jangan Lupa Konsumsi Asam Folat untuk Kesehatan Janin

    Salah satu akibat kurang asam folat adalah menyebabkan cacat pada tabung saraf janin.

    Terbaru

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    5 Bahan Alami untuk Membantu Menumbuhkan Rambut

    Menumbuhkan rambut dapat dibantu dengan beberapa bahan alami berikut ini.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Masih Muda Tapi Pelupa? Ini Tips Mencegah Pikun di Usia Muda

    Pikun terjadi karena faktor imunitas dan kondisi kesehatan fisik, aspek kognitif yang berpengaruh terhadap usia.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    9 Cara Ampuh Mengatasi Nyeri Sendi Berkepanjangan

    Berikut ini adalah sembilan cara ampuh mengatasi nyeri sendi yang tak kunjung sembuh dalam waktu lama.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Mengenal Penyebab dan Gejala Infeksi Paru, Penyakit Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Sebelum Wafat

    Menteri PAN-RB RI Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022) siang WIB.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Tips untuk Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh Seiring Bertambahnya Usia

    Ingin tahu apa saja tanda-tanda sistem kekebalan tubuh lemah atau bagaimana penuaan memengaruhi sistem kekebalan Anda? Inilah yang perlu Anda ketahui dari dokter.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Cara Sederhana Menurunkan Demam Tanpa Konsumsi Obat

    Berikut Skor.id merangkum beberapa cara menurunkan demam tanpa mengonsumsi obat.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Risiko Batu Ginjal Meningkat di Musim Panas: Ini Cara Pencegahannya

    Batu ginjal adalah bongkahan bahan padat seperti batu yang terbentuk di salah satu atau kedua ginjal ketika ada kadar mineral tertentu yang tinggi dalam urine.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Manfaat Havermut untuk Kesehatan Tubuh

    Oatmeal atau havermut adalah makanan sarapan yang terbuat dari oat dan cairan seperti air atau susu.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Ini Waktu Terbaik untuk Sarapan Tanpa Takut Kegemukan

    Tubuh kita butuh waktu 14 jam berpuasa setelah makan malam hingga makan kembali di keesokan harinya.

    Bugar

    Kamis, 30 Juni 2022

    Ini yang Harus Dilakukan saat Anak Remaja Anda Memberi Tahu Sesuatu yang Mengkhawatirkan tentang Seorang Teman, Kata Para Ahli

    Ketika anak remaja Anda memberi tahu Anda sesuatu yang mengkhawatirkan tentang seorang teman, haruskah Anda menelepon orang tuanya? Inilah saatnya untuk masuk, kata para ahli.
    X