Jintan Hitam, Rempah yang Meningkatkan Imun dan Vitalitas

24 Agustus 2021, 09:30 WIB
Penulis: Dewi
Editor: Bagaskara Setyana AP
Habbatussauda atau jintan hitam memiliki banyak manfaat.
Habbatussauda atau jintan hitam memiliki banyak manfaat. /Healthline.com

  • Habbatussauda atau jintan hitam memiliki nama latin Nigella Sativa, yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Barat. 
  • Jintan hitam telah digunakan sejak lama sebagai salah satu pilihan obat-obatan herbal. 
  • Dari sejumlah manfaat, habbatussauda diyakini dapat membantu meningkatkan kualitas sperma.

SKOR.id - Popularitas habbatusauda atau jintan hitam mengalami peningkatan pesat belakangan ini. Habbtussauda diyakini memiliki manfaat untuk kesehatan, kecantikan, hingga kesuburan.

Habbatussauda adalah biji jintan hitam dari tanaman berbunga tahunan bernama Nigella sativa. Tanaman ini asli dari Asia Selatan dan Asia Barat.

Jintan hitam biasanya digunakan sebagai bumbu penyedap dan pengawet alami masalah India dan Timur Tengah. Rasa dan aromanya pahit pedas seperti kombinasi bawang merah, lada hitam, dan oregano.

Habbatussauda juga sering digunakan untuk pengobatan tradisional, terutama sebagai perangsang produksi ASI.

Berikut ini adalah beberapa manfaat habbatussauda jika dikonsumsi secara benar

1. Meningkatkan kualitas sperma

Bagi pria perokok berat, kandungan nikotin dan racun lain di dalamnya diketahui dapat mengurangi kualitas sperma serta memengaruhi bentuk normalnya. Selain itu, struktur jaringan testis juga dapat menjadi rusak yang disebabkan nikotin.

Menurut penelitian University of Malaysia pada 2014, minyak habbatussauda dapat meningkatkan kualitas sperma.

 

2. Menurunkan tekanan darah

Mengonsumsi jintan hitam secara rutin selama dua bulan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah tinggi pada orang yang memiliki hipertensi ringan.

3. Menurunkan kolesterol jahat

Selain menurunkan tekanan darah, habbatussauda juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik.

Namun, efek penyeimbang kolesterol dari habbatussauda ini hanya dialami pada orang yang memiliki kolesterol tinggi tingan, sementara manfaat yang sama tidak ditemukan pada orang yang punya kadar kolesterol normal.

Habbatussauda atau jintam hitam memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Habbatussauda atau jintam hitam memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. hellosehat.com

4. Mengurangi gejala asma

Efek anti-inflamasi dari minyak jintan hitam ini dapat memperbaiki gejala asma. Habbatussauda juga diyakini mampu mengurangi gejala bronkitis.

5. Melawan kanker

Habbatussauda diketahui mengandung senyawa antioksidan etanol yang dapat menghambat keganasan sel kanker.

Terlalu banyak radikal bebas dapat membuat tubuh mengalami stres oksidatif, yang memicu berbagai kerusakan sel dalam tubuh dan menyebabkan beragam penyakit kronis, seperti kanker. 

Follow dan subscribe akun media sosial Skor.id di InstagramFacebookTwitterYouTube
LinkedInTikTok, Helo, Pinterest, serta dengarkan Podcast kami di Spotify.

Berita Kebugaran lainnya

Bahaya, 5 Kebiasaan Ini Penyebab Otak Menjadi Lemot

Mengenal Hustle Culture, Gila Kerja yang Bisa Berakibat Depresi

  • Sumber: hellosehat.com, healthline
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Senin, 23 Agustus 2021

    Jarang Disadari, Berikut 5 Manfaat Mandi Pagi dengan Air Dingin

    Setidaknya ada lima manfaat dari mandi pagi dengan air dingin.

    Bugar

    Senin, 23 Agustus 2021

    Jangan Panik, Begini Langkah Menangani KIPI Usai Vaksinasi Covid-19

    Tetap tenang menjadi kunci pertama dalam menangani KIPI setelah menerima vaksin Covid-19.

    Bugar

    Senin, 23 Agustus 2021

    7 Manfaat Olahraga Memanah, di Antaranya Tingkatkan Konsentrasi dan Keseimbangan

    Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari olahraga panahan atau kegiatan memanah.

    Terbaru

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Mengapa Kita Menguap dan Mengapa Itu Sangat Menular: Kata Para Ahli

    Mengapa sebenarnya kita menguap? Dan mengapa hampir tidak mungkin menahan kuap saat seseorang melakukannya di depan Anda?

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Hot flashes: Apa Itu dan Bagaimana Mengelola Gejala Menopause

    Salah satu gejala menopause yang paling umum adalah hot flashes, di mana wanita tiba-tiba mengalami kepanasan yang tidak nyaman pada wajah dan tubuh mereka.

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Kekurangan Nutrisi 'Penyebab Utama' Kerontokan Rambut, Konsumsi Ini untuk Mencegahnya

    Kurangnya nutrisi tertentu dapat memicu kerontokan rambut berlebihan, tetapi untungnya beberapa makanan dapat membantu, menurut seorang ahli.

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Perbedaan antara Protein Hewani dan Nabati: Mana yang Lebih Baik?

    Protein sangat penting untuk sejumlah fungsi kesehatan. Ini memasok tubuh dengan energi sambil membangun dan memperbaiki jaringan setelah cedera, latihan, operasi, dan bentuk keausan lainnya.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Mengapa Kebanyakan Pria Tidak Memiliki Cukup Teman Dekat, Cari Tahu Alasannya

    Istilah persahabatan bukan hanya tentang mereka yang duduk bersama Anda di bus sekolah ataupun bermain bersama di tim bisbol masa kecil Anda, itu adalah komponen inti dari pengalaman manusia, kata para ahli.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Infeksi Strep A yang Merebak di Inggris

    Setidaknya enam anak telah meninggal dan yang lainnya berjuang untuk hidup di rumah sakit setelah tertular bakteri Streptococcus A di Inggris dan Wales.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    7 Bahan Herbal untuk Obat Sakit Pinggang

    Ada banyak hal penyebab seseorang mengalami sakit pinggang dan obat herbal salah satu solusinya

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Beberapa Perubahan yang Mungkin Terjadi pada Tubuh Anda saat Anda Mulai Berlari

    Berlari adalah aktivitas yang sangat sehat yang dimasukkan oleh banyak atlet dalam rutinitas mereka.

    Bugar

    Jumat, 2 Desember 2022

    Awas, Ini Efek Buruk pada Kulit dan Mata akibat Terlalu Lama Terpaku pada Layar Ponsel

    Diperkirakan 60% populasi dunia menghabiskan lebih dari enam jam sehari di depan layar: terutama ponsel, tetapi juga layar komputer, televisi, dan perangkat digital lainnya. Pada akhirnya, inilah yang dikenal sebagai polusi digital.
    X