Kenali Penyebab dan Bahaya dari Oligospermia

10 Desember 2021, 21:45 WIB
Editor: Gangga Basudewa
Ilustrasi pria berpakaian rapi.
Ilustrasi pria berpakaian rapi. /pixabay.com

  • Permasalahan kesuburan yang sering dihadapi para pria adalah jumlah sperma yang rendah atau disebut juga sebagai oligospermia.
  • Jumlah sperma yang rendah berarti bahwa cairan (air mani) yang keluar saat ejakulasi selama orgasme mengandung lebih sedikit sperma dari biasanya.
  • Jumlah sperma dianggap lebih rendah dari biasanya jika memiliki kurang dari 15 juta sperma per mililiter air mani.

SKOR.id - Salah satu problem yang sering dihadapi pria, namun enggan mengakui atau mengungkapkannya adalah persoalan kesuburan.

Dimana stigma maskulinitas membuat para pria enggan untuk lebih terbuka mengenai masalah kesuburan yang dialaminya.

Permasalahan kesuburan yang sering dihadapi para pria adalah jumlah sperma yang rendah atau disebut juga sebagai oligospermia.

Jumlah sperma yang rendah berarti bahwa cairan (air mani) yang keluar saat ejakulasi selama orgasme mengandung lebih sedikit sperma dari biasanya.

Jumlah sperma dianggap lebih rendah dari biasanya jika memiliki kurang dari 15 juta sperma per mililiter air mani.

Memiliki jumlah sperma yang rendah mengurangi kemungkinan salah satu sperma pria yang akan membuahi sel telur pasangan, sehingga program hamil akan sedikit sulit.

Tanda seseorang memiliki oligospermia adalah ketidakmampuan untuk memiliki anak, sehingga butuh pemeriksaan lebih lanjut melalui tes sperma.

Pada beberapa pria, masalah mendasar seperti kelainan kromosom bawaan, ketidakseimbangan hormon, pelebaran pembuluh darah testis atau kondisi yang menghalangi jalannya sperma dapat menjadi tanda dan gejala.

Tanda-tanda yang lain bisa bermacam-macam seperti ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi, nyeri/bengkak/benjolan di area testis, hingga kerontokan rambut karena kelainan kromosom atau hormon.

ilustrasi celana ketat yang makin digemari tidak hanya kaum hawa tapi juga pria.
ilustrasi celana ketat yang makin digemari tidak hanya kaum hawa tapi juga pria. (best of me/twitter)

Penyebabnya juga beragam mulai dari ada masalah pada hormon yang memicu produksi sperma hingga varikokel atau pembengkakan pembuluh darah vena yang mengalirkan testis.

Selain itu, faktor-faktor eksternal lingkungan juga bisa membuat seorang pria mengalami oligospermia.

Contohnya adalah bekerja di industri kimia, area testis terlalu panas karena celana ketat, hingga memangku laptop bisa menjadi penyebab.

Sebaiknya memang untuk menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan penurunan kualitas sperma seperti kurangi merokok, hindari alkohol, dan jaga berat badan.

 Berita Bugar lainnya:

Bahaya Menahan Kantuk untuk Tubuh

7 Kebiasaan di Malam Hari yang Justru Dapat Menambah Berat Badan

Tag

Video

Berita Terkait

Bugar

Rabu, 10 November 2021

Jenis Makanan yang Bisa Merusak Kualitas Sperma, Buah-buahan Ini Termasuk

Ternyata beberapa jenis makanan ini bisa merusak kualitas sperma. Bahkan buah-buahan yang seperti ini pun termasuk di dalamnya.

Bugar

Rabu, 8 Desember 2021

Ternyata Faktor Usia Berpengaruh Besar pada Kesuburan Pria

Kesuburan pria biasanya mulai berkurang sekitar usia 45 hingga 55 tahun ketika kualitas sperma menurun.

Bugar

Kamis, 9 Desember 2021

Pengaruh Negatif Kesehatan Mental Terhadap Kesuburan Pria

Stres yang bersifat oksidatif bisa berdampak buruk pada kualitas dan kesuburan air mani dan sperma.

Terbaru

Bugar

Selasa, 17 Mei 2022

4 Makanan dan Minuman yang Bikin Urine Bau Pesing, Kopi Termasuk

Berikut ini adalah makanan dan minuman yang bikin urine bau pesing.

Bugar

Selasa, 17 Mei 2022

Menjauh Sejenak dari Media Sosial Bisa Baik untuk Kesehatan Mental

Sebuah penelitian menunjukkan, memutuskan hubungan dengan jejaring sosial selama seminggu akan mengurangi kecemasan dan depresi secara umum.

Bugar

Selasa, 17 Mei 2022

Waktu Terbaik untuk Mengkonsumsi Vitamin dan Suplemen

Mengkonsumsi vitamin bisa menjadi cara yang bagus untuk mendukung kebutuhan nutrisi Anda — tetapi ada cara yang tepat untuk melakukannya.

Bugar

Selasa, 17 Mei 2022

Pendidikan Emosional pada Anak-anak: Kapan Harus Mulai Mengajari Mereka?

Penting bagi orang tua untuk mengetahui cara memberi anak alat untuk mengidentifikasi apa yang mereka rasakan dan mengetahui cara mengelolanya.

Bugar

Selasa, 17 Mei 2022

Workout di Rumah Tanpa Menggunakan Alat

Berolahraga bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Namun melakukan workout di rumah bisa dibilang lebih menyenangkan karena bisa hemat biaya.

Bugar

Senin, 16 Mei 2022

4 Olahraga Mata yang Ringan dan Mudah Dilakukan, Cocok untuk Gamer dan WFH

Berikut ini adalah empat olahraga mata yang muda dilakukan. Layak banget dipratikkan oleh gamer dan pekerja WFH.

Bugar

Senin, 16 Mei 2022

7 Makanan Pelancar Buang Air Besar untuk Mengatasi Sembelit

Berikut ini tujuh makanan yang baik dikonsumsi demi melancarkan buang air besar atau mengatasi sembelit.

Bugar

Minggu, 15 Mei 2022

Manfaat Acar untuk Kesehatan, dari Sumber Antioksidan hingga Mengontrol Gula Darah

Berikut ini adalah sejumlah manfaat acar untuk kesehatan.

Bugar

Minggu, 15 Mei 2022

Bukan Cemilan Biasa, Berikut Segudang Manfaat Kacang Mete yang Perlu Diketahui

Berikut ini manfaat kacang mete yang telah dirangkum Skor.id dari Healthline.

Bugar

Minggu, 15 Mei 2022

5 Manfaat Penting Jintan Hitam, Rempah yang Dijuluki Obat Segala Macam Penyakit

Jintan hitam atau habbatussauda disebut sebagai biji dengan manfaat sebagai obat segala penyakit
X