Kenali Risiko Besar Pemakaian Lensa Kontak yang Dapat Dipakai Berulang

29 September 2022, 07:00 WIB
Penulis: Hanputro Widyono
Editor: Taufani Rahmanda
Ilustrasi lensa kontak.
Ilustrasi lensa kontak. /(pixabay.com)

  • Ada risiko berbahaya di balik pemakaian lensa kontak yang dapat digunakan ulang.
  • Pengguna lensa kontak yang dapat digunakan ulang memiliki risiko hampir 4 kali lebih besar terinfeksi mikroba penyebab kebutaan.
  • Risiko penyakit mata dapat dicegah jika orang-orang beralih menggunakan lensa kontak sekali pakai.

SKOR.id - Lensa kontak yang dapat dipakai berulang kali ternyata memiliki risiko yang cukup berbahaya bagi kesehatan mata.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Ophthalmology menemukan bahwa orang yang memakai sebuah lensa kontak secara berulang kali memiliki risiko 4 kali lebih besar menderita infeksi mata.

Infeksi mata yang dimaksud tak sekadar iritasi atau sakit ringan lainnya, namun infeksi yang mengancam penglihatan, acanthamoeba keratitis (AK).

Sebagai informasi, AK menyebabkan peradangan pada kornea akibat infeksi dari mikroorganisme pembentuk kista, acanthamoeba.

Peneliti dari UCL Institute of Ophthalmology, John Dart, menjelaskan bahwa otoritas kesehatan setempat telah melihat peningkatan kasus AK di Inggris dan Eropa.

Sekalipun infeksinya jarang terjadi, namun menurut John Dart, kasus AK layak untuk mendapat perhatian atau tanggapan dari masyarakat.

Apalagi, jumlah pemakai lensa kontak di seluruh dunia mencapai 300 juta orang sehingga penting untuk meminimalisasi risiko menderita AK.

Ilustrasi mata.
Ilustrasi mata. (Pixabay)

"Lensa kontak umumnya sangat aman tetapi dikaitkan dengan risiko kecil keratitis mikroba," kata John Dart, dikutip dari laman WebMD.

"Paling sering disebabkan oleh bakteri, dan merupakan satu-satunya komplikasi yang mengancam penglihatan dari penggunaannya."

"Mengingat bahwa sekitar 300 juta orang di seluruh dunia memakai lensa kontak, penting bagi orang-orang untuk mengetahui cara meminimalkan risiko terkena keratitis."

Dalam penelitiannya, John Dart memeriksa lebih dari 200 pasien dari RS Mata Moorfields, termasuk 83 di antaranya pasien dengan AK.

Mereka dibandingkan dengan 122 orang yang datang ke klinik perawatan mata dengan berbagai keluhan lainnya.

Dari sana ditemukan bahwa pengguna lensa kontak yang dapat dipakai kembali memiliki risiko 3,8 kali lebih besar terinfeksi AK dibandingkan pengguna lensa kontak sekali pakai.

Tak hanya itu, menggunakan lensa kontak ketika mandi juga meningkatkan risiko terinfeksi AK sebesar 3,3 kali dan memakai lensa kontak saat tidur berisiko 3,9 kali.

John Dart dan kolega menegaskan bahwa 30-62 persen kasus AK di Inggris sejatinya dapat dicegah apabila orang bersedia beralih ke lensa kontak sekali pakai.

"Langkah-langkah kebersihan lensa kontak dasar dapat membantu menghindari infeksi, seperti dengan mencuci dan mengeringkan tangan secara menyeluruh sebelum memasang lensa Anda," ujar John Dart.

Baca Juga Berita Bugar Lainnya:

Kurangi Kebisingan untuk Jantung yang Sehat

Hindari 7 Buah yang Bisa Sebabkan Lonjakan Gula Darah 'Berbahaya', Kata Ahli Kesehatan

Jutaan Orang Menderita Nyeri Kronis seperti Lady Gaga, Berikut Tips untuk Mengurangi Rasa Sakit

  • Sumber: WebMD
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Senin, 26 September 2022

    Informasi Salah tentang Gula yang Harus Dilupakan

    Ada sederet informasi salah tentang gula yang harus dilupakan.

    Bugar

    Senin, 26 September 2022

    Silakan Coba, Ini Olahraga Terbaik untuk Berhenti Merokok

    Menurut sebuah penelitian, jika Anda dapat mempertahankan kebiasaan olahraga yang baik setelah berhenti merokok, dalam dua tahun Anda dapat memulihkan paru-paru Anda sepenuhnya.

    Bugar

    Senin, 26 September 2022

    Bundesliga Alami Empat Kasus Tumor Testis dalam Enam Bulan, Ini Penjelasan Pakar Urologi

    Pemain Hertha Berlin, Jean-Paul Boetius menjadi pemain Bundesliga keempat yang didiagnosis tumor testis dalam kurung enam bulan. Apa latar belakang munculnya kasus-kasu itu?

    Bugar

    Senin, 26 September 2022

    Singkirkan 4 Makanan Ini untuk Kurangi Keriput di Wajah Anda

    Kerutan dan garis halus adalah bagian dari proses penuaan yang kita semua benci. Namun, diet dan gaya hidup Anda memainkan peran penting dalam mengembangkan keriput. Lihatlah daftar makanan yang dapat meningkatkan kerutan di wajah Anda

    Terbaru

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Mengapa Kita Menguap dan Mengapa Itu Sangat Menular: Kata Para Ahli

    Mengapa sebenarnya kita menguap? Dan mengapa hampir tidak mungkin menahan kuap saat seseorang melakukannya di depan Anda?

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Hot flashes: Apa Itu dan Bagaimana Mengelola Gejala Menopause

    Salah satu gejala menopause yang paling umum adalah hot flashes, di mana wanita tiba-tiba mengalami kepanasan yang tidak nyaman pada wajah dan tubuh mereka.

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Kekurangan Nutrisi 'Penyebab Utama' Kerontokan Rambut, Konsumsi Ini untuk Mencegahnya

    Kurangnya nutrisi tertentu dapat memicu kerontokan rambut berlebihan, tetapi untungnya beberapa makanan dapat membantu, menurut seorang ahli.

    Bugar

    Senin, 5 Desember 2022

    Perbedaan antara Protein Hewani dan Nabati: Mana yang Lebih Baik?

    Protein sangat penting untuk sejumlah fungsi kesehatan. Ini memasok tubuh dengan energi sambil membangun dan memperbaiki jaringan setelah cedera, latihan, operasi, dan bentuk keausan lainnya.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Mengapa Kebanyakan Pria Tidak Memiliki Cukup Teman Dekat, Cari Tahu Alasannya

    Istilah persahabatan bukan hanya tentang mereka yang duduk bersama Anda di bus sekolah ataupun bermain bersama di tim bisbol masa kecil Anda, itu adalah komponen inti dari pengalaman manusia, kata para ahli.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Infeksi Strep A yang Merebak di Inggris

    Setidaknya enam anak telah meninggal dan yang lainnya berjuang untuk hidup di rumah sakit setelah tertular bakteri Streptococcus A di Inggris dan Wales.

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    7 Bahan Herbal untuk Obat Sakit Pinggang

    Ada banyak hal penyebab seseorang mengalami sakit pinggang dan obat herbal salah satu solusinya

    Bugar

    Minggu, 4 Desember 2022

    Beberapa Perubahan yang Mungkin Terjadi pada Tubuh Anda saat Anda Mulai Berlari

    Berlari adalah aktivitas yang sangat sehat yang dimasukkan oleh banyak atlet dalam rutinitas mereka.

    Bugar

    Jumat, 2 Desember 2022

    Awas, Ini Efek Buruk pada Kulit dan Mata akibat Terlalu Lama Terpaku pada Layar Ponsel

    Diperkirakan 60% populasi dunia menghabiskan lebih dari enam jam sehari di depan layar: terutama ponsel, tetapi juga layar komputer, televisi, dan perangkat digital lainnya. Pada akhirnya, inilah yang dikenal sebagai polusi digital.
    X