Keterkaitan Nutrisi dan Olahraga dengan Demensia

5 Oktober 2021, 18:30 WIB
Penulis: Dewi
Editor: Bagaskara Setyana AP
Gaya hidup sehat dapat memperlambat demensia.
Gaya hidup sehat dapat memperlambat demensia. /pixabay.com

  • Demensia adalah penyakit yang mengakibatkan penurunan daya ingat. 
  • Demensia berbeda dengan pikun. 
  • Penyakit ini dapat dicegah dengan gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan gizi seimbang. 

SKOR.id - Demensia merupakan beberapa gangguan neurologis di mana ada penurunan kemampuan kognitif. Sedikit demi sedikit, penderita demensia akan kehilangan memori, koordinasi, dan kontrol emosi.

Perlu diingat, demensia berbeda dengan pikun. Dikutip dari alodokter.com, pikun adalah perubahan kemampuan berpikir dan mengingat yang biasa dialami seiring bertambahnya usia. 

Sementara demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak. 

Mengidap demensia adalah hal berat yang bisa dialami oleh siapa saja. Memang, faktor genetik atau riwayat demensia dalam keluarga memiliki peran sebagai penyebab demensia, namun gaya hidup juga merupakan salah satu penentu ketajaman daya ingat seseorang. 

Menurut studi yang dipublikasikan oleh Cuban Journal of Nursing, faktor genetik dapat menjadi penyebab sekitar sepuluh hingga 20 persen kasus Alzheimer, sementara sisanya, sekitar 80 persen disebabkan gaya hidup seperti makanan tidak sehat dan tidak rajin berolahraga. 

Itulah sebabnya, demensia sebenarnya dapat dicegah atau diperlambat dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Untuk itu, Skor.id akan mengulas pentingnya nutrisi dan olahraga dalam mengatasi demensia.

1. Latihan Fisik Meningkatkan Cadangan Kognitif

Cadangan kognitif sangat berkaitan dengan kemampuan otak untuk menoleransi efek penuaan. Makin besar cadangan kognitif, makin besar pula peluang untuk penundaan demensia.

Menurut penelitian dari Spanish Journal of Geriatrics and Gerontology, disarankan untuk melakukan latihan fisik secara rutin untuk membantu memperlambat demensia.

2. Minyak Ikan Mendukung Kesehatan Otak

Ilustrasi minyak ikan yang memiliki kandungan omega 3.
Ilustrasi minyak ikan yang memiliki kandungan omega 3. (pixabay.com)

Tidak ada makanan apa pun yang secara ilmiah terbukti untuk mencegah demensia, namun dengan mengonsumsi makanan sehat dan diet seimbang dapat membantu mengurangi risiko penurunan daya ingat.

Salah satu makanan yang diyakini baik untuk kesehatan otak adalah ikan. Makanlah tuna atau sarden beberapa kali sepekan sangat membantu memperlambat kerusakan otak.

Hal ini karena ikan tersebut mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi, yang disebut asam docosahexaenoic atau DHA.

Setiap orang mampu menghasilkan asam lemak ini dalam tubuh, tapi jumlahnya sangat terbatas. Oleh karena itu, cara terbaik untuk memastikan kadar DHA yang cukup dengan asupan minyak ikan.

3. Olahraga Merangsang Kemampuan Kognitif

Merangsang kemampuan kognitif juga merupakan salah satu cara efektif untuk memperlambat demensia.

Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan adalah dalam melakukan latihan fisik, perlu juga diperhatikan aspek psikologis. Jadi tidak hanya menggerakan tubuh, tapi aspek mental seperti perhatian, ingat, serta koordinasi juga perlu diasah.

Hal ini dapat dicapai dengan berbagai cara seperti melukis, mengerjakan teka-teki silang, mendengarkan musik, atau kegiatan lain yang juga mengasah kemampuan fisik dan otak.

Berita Kebugaran Lainnya

Perut Tetap Buncit meski Sudah Berolahraga, Ini Alasannya

7 Cara Alami Mengatasi Kaki Lelah, Salah Satunya Rendam di Air Laut

  • Sumber: Alodokter, Mejor Con Salud
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Selasa, 5 Oktober 2021

    Tips Hilangkan Benjol Akibat Terbentur

    Mengompres adalah salah satu cara jitu untuk menghilangkan benjolan.

    Bugar

    Selasa, 5 Oktober 2021

    6 Dampak Negatif yang Muncul jika Latihan Fisik Berlebihan

    Berikut ini Skor.id merangkum enam dampak negatif dari latihan fisik yang berlebihan.

    Bugar

    Selasa, 5 Oktober 2021

    5 Alasan Pria Lebih Sulit Mengungkapkan Masalah Kesehatan Mental yang Dialaminya

    Hampir 77% pria dipastikan pernah mengalami gejala mengenai penyakit mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi.

    Terbaru

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Ada Baiknya Anak-anak Mulai Dilarang untuk Makan di Depan Layar, Ini Alasannya

    Menonton televisi berkontribusi pada asupan kalori yang lebih tinggi, karena itu dimakan lebih tidak sadar dan ada kemungkinan lebih besar bahwa anak akan bertambah gemuk.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Cara Mendeteksi apakah Anda Orangtua yang Beracun dan Dampaknya terhadap Anak-anak

    Para ahli psikologi telah mengidentifikasi dua jenis orangtua yang beracun: penderita dan narsisis, yang sama-sama merugikan masa depan anak.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    4 Jenis Yogurt dengan Kandungan Probiotik Terbaik

    Probiotik sangat penting untuk menjaga kesehatan usus.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    5 Posisi Bercinta yang Bisa Bikin Wanita Ketagihan

    Wanita dan pria tidak selalu setuju tentang apa yang memenuhi syarat sebagai seks yang menyenangkan.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Cuaca Tak Menentu, Inilah Sejumlah Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan

    Kondisi cuaca yang tak menentu efek pancaroba bisa menjadi pemicu beragam penyakit dan sejumlah gangguan kesehatan.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Efek Tinggal di Rumah yang Berantakan, Bisa Bahaya bagi Kesehatan

    Apa dampak dari kekacauan dalam kehidupan kita sehari-hari? Ketahui pentingnya menjaga rumah tetap bersih dan rapi.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Tips Mengatasi Rambut Kering, Bisa Dilakukan di Rumah

    Berikut adalah sejumlah langkah sederhana untuk mengatasi masalah rambut kering.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Bukan Bikin Bodoh, Ini Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Micin Menurut dr. Tirta

    Berikut adalah bahaya terlalu banyak mengonsumsi micin menurut dr. Tirta.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Apakah Anda Pernah Mengalami 'Lapar Emosional'? Ikuti Tips Berikut untuk Mengatasinya

    Perasaan seperti cemas, gugup, kewalahan atau bahkan rasa kebosanan dapat menyebabkan seseorang makan tanpa benar-benar lapar, yang dikenal dengan istilah 'lapar emosional'.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Kenali Beragam Manfaat Membaca Buku bagi Kesehatan Mental

    Berikut Skor.id merangkum berbagai manfaat membaca buku bagi kesehatan mental.
    X