Lisa Marie Presley Meninggal akibat Serangan Jantung, Apa Penyebabnya dan Siapa yang Berisiko

16 Januari 2023, 17:40 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Lisa Marie Presley bersama kedua putri kembarnya, Harper dan Finley, dalam sebuah acara di Hollywood pada tahun lalu.
Lisa Marie Presley bersama kedua putri kembarnya, Harper dan Finley, dalam sebuah acara di Hollywood pada tahun lalu. /Twitter @LisaPresley

  • Lisa Marie Presley, putri Elvis Presley, telah meninggal setelah menderita serangan jantung, kata ibunya.
  • Wanita berusia 54 tahun itu diberikan CPR dan dibawa ke Rumah Sakit West Hills di Los Angeles, kata laporan.
  • Henti jantung paling sering terjadi pada orang tua dan pria, tetapi bisa terjadi pada siapa saja.

SKOR.id - Lisa Marie Presley, putri legenda rock 'n' roll Elvis Presley, telah meninggal setelah mengalami serangan jantung pada usia 54 tahun, menurut laporan.

"Dengan berat hati saya harus berbagi berita yang menghancurkan bahwa putri cantik saya Lisa Marie telah meninggalkan kami," kata ibunya, Priscilla Presley, dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis pekan lalu. "Dia adalah wanita yang paling bersemangat, kuat, dan penuh kasih yang pernah saya kenal."

Paramedis bergegas ke kediaman korban di Calabasas, California, setelah menerima telepon bahwa penyanyi itu mengalami serangan jantung, lapor TMZ.

Dia kemudian diberi CPR, tambah TMZ, juga epinefrin diberikan di tempat kejadian untuk membantunya mendapatkan kembali denyut nadinya sebelum dibawa ke rumah sakit.

Seorang juru bicara Departemen Sheriff Los Angeles County mengatakan kepada Hollywood Reporter bahwa para deputi berada di sebuah properti di Calabasas untuk seorang wanita berusia 50-an yang tidak disebutkan namanya yang mengalami serangan jantung.

Departemen pemadam kebakaran mendapatkan denyut nadi sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit West Hills, tambah juru bicara itu.

Henti jantung lebih sering terjadi pada orang tua dan pria
Henti jantung adalah kondisi ketika jantung tiba-tiba berhenti berdetak dan memompa darah ke seluruh tubuh, membuat otak kekurangan oksigen hingga menyebabkan korban kehilangan kesadaran dan berhenti bernapas, menurut British Heart Foundation.

Henti jantung juga dapat disebabkan oleh kondisi seperti serangan jantung, penyakit jantung bawaan, penyakit katup jantung, radang jantung (miokarditis akut), dan kondisi jantung bawaan seperti kardiomiopati. Itu juga bisa disebabkan oleh sengatan listrik, overdosis obat, pendarahan hebat, dan hipoksia, kata yayasan itu.

Jika seseorang mengalami serangan jantung, mereka akan tiba-tiba pingsan, kehilangan kesadaran, tidak responsif, dan akan bernapas secara tidak normal (seperti megap-megap) atau tidak bernapas sama sekali, kata organisasi tersebut.

Orang yang lebih tua, pria, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung lebih berisiko terkena serangan jantung, tetapi siapa pun bisa menjadi korban.

Wanita lebih mungkin, dibandingkan pria, untuk menjadi lebih tua ketika mereka mengalami serangan jantung, sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2019.

Sekitar satu dari 10 kasus henti jantung terkait dengan aktivitas fisik, berdasarkan National Heart, Lung, and Blood Institute. Lebih dari 356.000 serangan jantung di luar rumah sakit terjadi setiap tahun di AS, dengan hampir 90% di antaranya berakibat fatal, menurut laporan Asosiasi Jantung Amerika padatahun 2022.***

Berita Entertainment Bugar Lainnya:

Pemindaian Retina Mata Bisa Memprediksi Risiko Serangan Jantung yang Mematikan

7 Manfaat Mengonsumsi Cokelat, Salah Satunya Mengurangi Risiko Serangan Jantung

Kenali, 6 Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga

Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.
Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.

  • Sumber: insider.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Minggu, 15 Januari 2023

    6 Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan yang Kurang Dikenal, tapi Paling Banyak Bakar Kalori dalam Sehari

    Enamjenis olahraga untuk menurunkan berat badan yang tidak Anda ketahui dan paling banyak membakar kalori dalam sehari.

    Bugar

    Minggu, 15 Januari 2023

    Kelebihan dan Kekurangan Singkong, Opsi Karbohidrat di Luar Nasi dan Pasta

    Singkong mengandung manfaat nutrisi yang patut dibanggakan dan bisa menjadi cara yang bagus bagi penggemar olahraga, terutama yang mengikuti diet bebas gluten, untuk mendapatkan karbohidrat berenergi yang dibutuhkan untuk mengimbanginya.

    Bugar

    Minggu, 15 Januari 2023

    Temukan Hobi yang Akan Membuat Anda Menjadi Orang yang Lebih Pintar

    Tidak ada cara yang lebih baik untuk melatih diri sendiri daripada melakukan sesuatu yang Anda sukai, selain hobi terbaik untuk menjadikan diri Anda lebih pintar,

    Bugar

    Minggu, 15 Januari 2023

    Jika Anda Menderita Insomnia, Ini Konsekuensi yang Dapat Mempengaruhi Otak Anda

    Gangguan tidur serius dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan psikologis.

    Terbaru

    Bugar

    Minggu, 29 Januari 2023

    10 Merek Raket Bulu Tangkis Terbaik yang Bisa Jadi Pilihan, dari Li-Ning hingga Yonex

    Tentunya, tiap merek raket memiliki ciri khas masing-masing dengan sedikit variasi pada bobot, keseimbangan, dan kelenturan.

    Bugar

    Minggu, 29 Januari 2023

    Diet dan Bunga Bach, Rahasia Lionel Messi Mengatasi Muntah dan Menjadi Bintang Elite di Lapangan

    Dokter asal Italia, Giuliano Poser mengubah cara makan Lionel Messi dan membiarkannya terus menjadi pemain sepak bola elite hingga hari ini.

    Bugar

    Minggu, 29 Januari 2023

    Mengukur Berapa Banyak Olahraga yang Harus Dilakukan Berdasarkan Umur, Kata WHO

    WHO telah memberikan penjelasan jenis olahraga apa yang harus dilakukan berdasarkan usia dan berapa banyak waktu yang harus dihabiskan dalam sehari.

    Bugar

    Sabtu, 28 Januari 2023

    Tips Memilih Raket Bulu Tangkis Sesuai Karakter Permainan Anda

    Memilih raket bulu tangkis yang tepat atau terbaik untuk diri Anda sendiri bisa menjadi hal yang membingungkan pada awalnya.

    Bugar

    Sabtu, 28 Januari 2023

    Perlu Tahu, Risiko Duduk untuk Waktu yang Lama

    Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2016 oleh majalah The Lancet, yang menganalisis data dari lebih dari satu juta orang, menyimpulkan bahwa duduk selama lebih dari delapan jam setiap hari tanpa aktivitas fisik menghasilkan risiko kematian yang serupa dengan yang disebabkan oleh merokok dan obesitas.

    Bugar

    Sabtu, 28 Januari 2023

    Kenakan Sepatu Anda dan Mulailah Berjalan: Ini Tren yang Akan Memberi Anda Manfaat Mental dan Fisik

    Anda telah melihat "Hot Girl Walk" di seluruh media sosial sepanjang tahun lalu, tetapi apakah tren ini bermanfaat?

    Bugar

    Sabtu, 28 Januari 2023

    Veronika Rajek Ungkap Rahasia Kebugaran

    Veronika Rajek mengungkapkan rahasia kebugarannya kepada The U.S. Sun.

    Bugar

    Sabtu, 28 Januari 2023

    Januari adalah Bulan Kesadaran Glaukoma: Lindungilah Penglihatan Anda

    Januari adalah Bulan Kesadaran Glaukoma Nasional, waktu yang penting untuk menyebarkan berita tentang penyakit yang mencuri penglihatan ini.

    Bugar

    Jumat, 27 Januari 2023

    Retinopati Diabetik: Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya

    Orang yang telah didiagnosis menderita diabetes memiliki risiko lebih besar untuk terkena penyakit mata serta gangguan penglihatan karena suatu kondisi yang dikenal sebagai retinopati diabetik.

    Bugar

    Jumat, 27 Januari 2023

    Bagaimana Cara Kita untuk Dapat Meningkatkan Self-Esteem

    Harga diri adalah seperangkat keyakinan, persepsi, evaluasi, dan pemikiran yang kita miliki tentang diri kita sendiri. Ini adalah penilaian yang kita buat tentang diri kita sendiri berdasarkan pengalaman kita.
    X