Makan Terlalu Banyak Daging Tingkatkan Risiko Pria Menjadi Tidak Subur

19 Mei 2022, 22:01 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Ilustrasi menu makanan daging merah.
Ilustrasi menu makanan daging merah. /Pixabay.com

  • Sebuah penelitian mengklaim bahwa pria yang terlalu banyak makan daging memiliki risiko menjadi tidak subur.
  • Peneliti di University of Woncester menemukan bahwa diet tinggi protein justru menurunkan testosteron pria hingga 37 persen.
  • Padahal testosteron rendah juga terkait dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan Alzheimer.

SKOR.id - Pria yang mengkonsumsi terlalu banyak daging bisa meningkatkan risiko mereka menjadi tidak subur, demikian menurut hasil sebuah penelitian.

Para ahli memperingatkan bahwa mereka yang berencana untuk memiliki momongan harus memastikan mereka hanya makan daging ayam, sapi, dan domba dalam jumlah terbatas.

Penelitian yang dilakukan di University of Worcester, menemukan bahwa diet tinggi protein menurunkan testosteron pria hingga 37 persen.

Untuk rata-rata pria, angka tersebut akan menyebabkan testosteron rendah secara medis (hipogonadisme), kata para ahli.

Peneliti utama Joe Whittaker, yang seorang ahli gizi, mengatakan kepada The Sun: “Tingkat testosteron yang rendah menyebabkan jumlah sperma yang rendah, yang merupakan penentu utama kesuburan pria."

"Dalam penelitian kami, diet tinggi protein menyebabkan testosteron rendah, jadi sangat mungkin mereka juga menyebabkan jumlah sperma rendah, yang akan mengurangi kesuburan pria."

Perlu diingat dengan baik pula bahwa testosteron rendah juga terkait dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan Alzheimer.

Makalah itu, yang diterbitkan dalam jurnal akademik Nutrition and Health, menggambarkan efeknya sebagai "keracunan protein", yaitu ketika pemecahan protein menjadi amonia menjadi racun.

Ini menunjukkan bahwa tubuh mungkin terlalu sibuk memperbaiki keracunan protein hingga menekan produksi testosteron.

Whittaker menambahkan: "Ini akan memakan waktu satu sampai dua minggu untuk melihat tanda-tanda pertama keracunan protein seperti mual, diare, dan testosteron rendah (termasuk gejala terkait misalnya menurunnya gairah seks)."

Berapa banyak daging yang 'terlalu banyak'?
Untuk penelitian tersebut, Whittaker dan rekan mengumpulkan hasil dari 27 penelitian, yang melibatkan 309 pria.

Ditemukan bahwa diet protein tinggi, yang cenderung rendah karbohidrat sebagai kompromi, secara konsisten mempengaruhi testosteron dan meningkatkan kortisol.

Diet tinggi protein adalah diet di mana 35 persen kalori berasal dari protein, seperti daging, ikan, telur, susu, kacang-kacangan, atau pulses (kacang-kacangan yang dipanen hanya untuk biji-bijian kering).

Untuk seorang pria yang makan 2.500 kalori per hari, ini berarti mereka makan sekitar 865 kalori dalam protein.

Ini setara dengan tiga butir telur untuk sarapan (240kkal), dada ayam untuk makan siang (212kkal), dan 250g daging cincang saat makan malam (420kkal), misalnya.

Whittaker menebak sekitar satu persen pria makan protein sebanyak ini - dan mengatakan "kebanyakan pria mencoba untuk menambah massa ototnya, dan mereka yang mengandalkan banyak protein shake".

“Bodybuilders dan weightlifters (bahkan para amatir di gym reguler) terkenal berdedikasi pada diet (seperti ini), dan terkadang mencapai angka itu (35 persen),” katanya.

“Secara anekdot, saya telah mendengar banyak pria mengeluhkan gejala ringan keracunan protein seperti sakit perut dan diare, ketika mencoba mengecilkan perut." 

“Apa pun di atas 35 persen protein selama lebih dari dua minggu adalah wilayah berbahaya."

"Ini bisa aman bagi sebagian orang, tetapi tidak dipelajari dengan baik, dan sedikit penelitian yang ada, sangat menyarankan itu akan membahayakan."

Whittaker lalu merekomendasikan untuk tetap berpegang pada batas protein di bawah 30 persen, atau 15 hingga 25 persen jika ingin memulai sebuah keluarga.

Dia menambahkan: “Kurangi alkohol, berhenti merokok, lakukan olahraga teratur, turunkan berat badan apabila perlu, dan makan makanan yang kaya akan makanan utuh, tidak diproses dan bergizi seperti daging, ikan, telur, buah, sayuran, kacang-kacangan dan polong-polongan."

“Hindari makanan olahan dan/atau manis seperti wabah.”

Makan protein sangat penting dan memiliki sejumlah manfaat, termasuk untuk memperbaiki otot dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Itu sebabnya asupan protein sangat disukai oleh komunitas binaraga, serta mereka yang mencoba menurunkan berat badan.

Banyak selebriti seperti Kim Kardashian, pebasket LeBron James, dan aktris Megan Fox telah mempromosikan diet seperti itu. Terlebih itu merupakan dasar dari diet Atkins dan diet keto yang lebih modern.

British Nutrition Foundation mengatakan mereka merekomendasikan jumlah protein per hari berdasarkan berapa banyak yang kita butuhkan per kilogram (kg) dari berat badan kita.

“Untuk orang dewasa ini adalah 0,75 gram per kg berat badan. Rekomendasi saat ini adalah 56g/hari untuk pria dan 45g/hari untuk wanita (berdasarkan berat badan 75kg untuk pria dan 60kg untuk wanita)."

“Rata-rata di Inggris pria makan sekitar 85 gram dan wanita sekitar 67 gram protein sehari."

“Jadi, rata-rata kita makan lebih dari kebutuhan. Kemungkinan sebagian besar dari kita akan mendapatkan cukup protein.”***

Baca Berita Bugar Lainnya:

Apa Saja Faktor yang Dapat Memengaruhi Ketidaksuburan Pria?

Benarkah Berendam Air Panas Dapat Mengurangi Kesuburan

Ponsel Bisa Membuat Pria Tidak Subur, Menurut Para Ahli

  • Sumber: The Sun
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    4 Jenis Yogurt dengan Kandungan Probiotik Terbaik

    Probiotik sangat penting untuk menjaga kesehatan usus.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Cara Mendeteksi apakah Anda Orangtua yang Beracun dan Dampaknya terhadap Anak-anak

    Para ahli psikologi telah mengidentifikasi dua jenis orangtua yang beracun: penderita dan narsisis, yang sama-sama merugikan masa depan anak.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Ada Baiknya Anak-anak Mulai Dilarang untuk Makan di Depan Layar, Ini Alasannya

    Menonton televisi berkontribusi pada asupan kalori yang lebih tinggi, karena itu dimakan lebih tidak sadar dan ada kemungkinan lebih besar bahwa anak akan bertambah gemuk.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    4 Manfaat Sampo Bawang bagi Kesehatan Rambut

    Berdasarkan penelitian yang ada, sampo bawang bisa membantu pertumbuhan rambut, mengatasi kerontokan, dan lain-lain.

    Terbaru

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    5 Bahan Alami untuk Membantu Menumbuhkan Rambut

    Menumbuhkan rambut dapat dibantu dengan beberapa bahan alami berikut ini.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Masih Muda Tapi Pelupa? Ini Tips Mencegah Pikun di Usia Muda

    Pikun terjadi karena faktor imunitas dan kondisi kesehatan fisik, aspek kognitif yang berpengaruh terhadap usia.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    9 Cara Ampuh Mengatasi Nyeri Sendi Berkepanjangan

    Berikut ini adalah sembilan cara ampuh mengatasi nyeri sendi yang tak kunjung sembuh dalam waktu lama.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Mengenal Penyebab dan Gejala Infeksi Paru, Penyakit Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Sebelum Wafat

    Menteri PAN-RB RI Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022) siang WIB.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Tips untuk Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh Seiring Bertambahnya Usia

    Ingin tahu apa saja tanda-tanda sistem kekebalan tubuh lemah atau bagaimana penuaan memengaruhi sistem kekebalan Anda? Inilah yang perlu Anda ketahui dari dokter.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Cara Sederhana Menurunkan Demam Tanpa Konsumsi Obat

    Berikut Skor.id merangkum beberapa cara menurunkan demam tanpa mengonsumsi obat.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Risiko Batu Ginjal Meningkat di Musim Panas: Ini Cara Pencegahannya

    Batu ginjal adalah bongkahan bahan padat seperti batu yang terbentuk di salah satu atau kedua ginjal ketika ada kadar mineral tertentu yang tinggi dalam urine.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Manfaat Havermut untuk Kesehatan Tubuh

    Oatmeal atau havermut adalah makanan sarapan yang terbuat dari oat dan cairan seperti air atau susu.

    Bugar

    Jumat, 1 Juli 2022

    Ini Waktu Terbaik untuk Sarapan Tanpa Takut Kegemukan

    Tubuh kita butuh waktu 14 jam berpuasa setelah makan malam hingga makan kembali di keesokan harinya.

    Bugar

    Kamis, 30 Juni 2022

    Ini yang Harus Dilakukan saat Anak Remaja Anda Memberi Tahu Sesuatu yang Mengkhawatirkan tentang Seorang Teman, Kata Para Ahli

    Ketika anak remaja Anda memberi tahu Anda sesuatu yang mengkhawatirkan tentang seorang teman, haruskah Anda menelepon orang tuanya? Inilah saatnya untuk masuk, kata para ahli.
    X