Manfaat Ketan Hitam, Pencegah Diabetes hingga Menjaga Kesehatan Jantung

17 September 2021, 20:30 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Manfaat ketan hitam untuk diabetes berasal dari kandungan nutrisi pada bahan dasarnya yakni beras hitam.
Manfaat ketan hitam untuk diabetes berasal dari kandungan nutrisi pada bahan dasarnya yakni beras hitam. /istockphoto.com

 

  • Ketan hitam menjadi salah satu makanan yang bermanfaat untuk penderita diabetes tipe 2. 
  • Selain itu, senyawa antosianin, antioksidan, dan flavonoid yang ada di ketan hitam dapat menjaga kesehatan jantung.
  • Menurut studi yang dirilis jurnal biol pharm bull, beras hitam juga mengandung antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang bisa menurunkan gula darah.

SKOR.id - Ketan hitam dipercaya menjadi salah satu makanan yang bermanfaat untuk penderita diabetes tipe 2.

Bagi masyarakat awam, ketan banyak dihindari karena dikategorikan sebagai sumber karbohidrat dan gula tinggi yang justru bisa meningkatkan gula darah.

Manfaat ketan hitam untuk diabetes melitus berasal dari kandungan nutrisi pada bahan dasarnya yakni beras hitam.

Beras hitam memang memiliki kandungan serat yang tinggi dibandingkan dengan beras putih. Dalam 100 gram beras hitam terdapat 20,1 gram serat, jumlah ini 3,5 kali lipat lebih besar dari beras putih.

Hal ini menunjukkan bahwa menyantap nasi hitam tidak berisiko menaikkan gula darah dengan cepat seperti nasi putih.

Menurut studi yang dirilis jurnal biol pharm bull, beras hitam juga mengandung antosianin, yaitu senyawa antioksidan yang bersifat hipoglikemik sehingga bisa menurunkan gula darah.

Akan tetapi, yang menjadi catatan mungkin akan terasa sulit memperoleh manfaat beras hitam untuk diabetes jika mengonsumsinya dalam bentuk ketan yang sangat manis.

Penderita diabetes bisa mendapatkan keuntungan dari kandungan nutrisi beras hitam jika mengonsumsi ketan yang tidak terlalu manis atau tidak menggunakan gula sama sekali.

Berdasarkan kandungan nutrisinya, berikut adalah manfaat ketan hitam dalam mengatasi diabetes:

1. Mengendalikan gula darah

Ketan hitam dapat memperlambat proses pemecahan karbohidrat pada makanan menjadi glukosa melalui kandungan serat dan pati resisten yang ada didalamnya.

Oleh karena itu, konsumsi ketan hitam bisa mencegah kadar gula darah melonjak naik setelah makan.

Selain itu, senyawa antosianin pada ketan hitam juga dikethaui bisa menurunkan kadar gula dalam darah.

Riset dalam jurnal Nutrient menunjukkan bahwa senyawa antosianin dapat memperbaiki kondisi resistensi insulin yang menjadi penyebab utama diabetes tipe 2.

Fungsi antosianin ini bisa mengendalikan rata-rata kadar gula darah harian. Akan tetapi, menurut penelitian pengaruh antosianin dalam regulasi gula darah masih sebatas dilakukan pada hewan atau percobaan di laboratorium.

2. Menjaga berat badan

Kandungan serat ketan hitam membuat proses pencernaan di dalam usus menjadi lebih lama. artinya dapat memberikan efek kenyang yang lebih panjang.

Dengan begitu, Anda tidak ingin menambah asupan karbohidrat lain yang justru dapat menyebabkan penumpukan gula darah.

Dibandingkan dengan jenis beras lain, beras hitam yang menjadi bahan dasar ketan hitam memiliki kalori yang paling rendah.

Ilustrasi berat badan naik.
Ilustrasi berat badan naik. (DELPIXART)

Pada pasien diabetes yang mengalami kelebihan berat badan, khasiat ketan hitam ini juga membantu mengurangi asupan kalori yang berlebih dan menjaga berat badan agar tetap ideal meski memiliki diabetes.

3. Menjaga kesehatan jantung

Pasien diabetes berisiko tinggi untuk mengalami beberapa penyakit kronis lainnya, termasuk yang menyerang jantung seperti hipertensi, stroke, dan serangan jantung.

Ketan hitam juga mengandung senyawa antioksidan lain yaitu flavonoid. Keduanya dapat berperan dalam menjaga kesehatan jantung.

Antosianin dan flaovonoid dapat meningkatkan produksi kolesterok baik (HDL) dan mengurangi jumlah kolesterol jahat (LDL) di dalam darah.

Khasiat kandungan ketan hitam ini bisa membantu melancarkan fungsi sistem kardiovaskular yang mana mencegah risiko komplikasi diabetes pada jantung.

4. Mengurangi risiko diabetes

Bagi yang berisiko tinggi terkena diabetes atau mengalami prediabetes, ketan hitam bisa menekan risiko terjadinya resistansi insulin yang menjadi penyebab diabetes tipe 2.

Mengonsumsi ketan hitam dalam batas wajar bisa sebagai sumber karbohidrat harian yang dapat mencegah kadar gula naik.

Senyawa antosianin dalam ketan hitam juga berperan menangkal serangan radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan sel.

Berita Lainnya:

Jarang Diketahui, Ini 10 Manfaat Mengonsumsi Telur Puyuh

6 Manfaat Sawi untuk Kesehatan, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol

 

  • Sumber: hellosehat
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Kamis, 16 September 2021

    Dari GERD hingga Stroke, Ini 4 Bahaya Tidur setelah Makan

    Ternyata bahaya tidur setelah makan bukanlah mitos. Sebab banyak penelitian yang telah menjelaskan fenomena tersebut secara ilmiah.

    Bugar

    Kamis, 16 September 2021

    6 Manfaat Sawi untuk Kesehatan, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol

    Sayuran sawi ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

    Bugar

    Jumat, 17 September 2021

    Jarang Diketahui, Ini 10 Manfaat Mengonsumsi Telur Puyuh

    Setidaknya ada 10 manfaat mengonsumsi telur puyuh, meski juga memiliki tingkat kolesterol yang tinggi.

    Terbaru

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Kunci untuk Mencapai Hubungan yang Memuaskan, Salah Satunya Sesuaikan Ekspektasi

    Hubungan yang memuaskan adalah hubungan di mana kedua pasangan merasa dihargai, dicintai, dihormati, dan aman.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    7 Tips Sederhana Menjaga Kesehatan

    Ada sejumlah cara sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan,

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Jangan Panik, Begini Tips Cegah Hepatitis Akut Misterius dari IDAI

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan tips agar terhindar dari hepatitis akut.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Sederet Fakta yang Perlu Diketahui tentang Virus Hendra, Gejala dan Cara Pencegahan

    Berikut ini adalah sederet fakta yang perlu diketahui tentang virus Hendra.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Memiliki Alergi atau Asma Mungkin Terkait dengan Risiko Penyakit Jantung

    Sebuah studi baru telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara asma dan alergi dan peningkatan risiko penyakit jantung.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Ketahui Manfaat dan Risiko Terapi 'Kretek-kretek' alias Chiropractic

    Berikut ini adalah manfaat dan risiko yang didapat dari terapi chiropractic.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Apakah Buah Bisa Membuat Kita Gemuk? Semua yang Perlu Anda Tahu tentang Nutrisinya

    Menurut kepercayaan populer, karena buah-buahan juga mengandung gula, mereka tidak cocok untuk diet rendah kalori. Mana yang benar?

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Berolahraga, Bermeditasi, dan 7 Tips Lain untuk Memulai Gaya Hidup Baru

    Ketika Anda tidak tahu harus mulai dari mana, memiliki pemandu bisa menjadi titik awal untuk perubahan kebiasaan yang pasti, dalam rangka mencapai kesejahteraan umum.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Makan Terlalu Banyak Daging Tingkatkan Risiko Pria Menjadi Tidak Subur

    Makan terlalu banyak daging meningkatkan risiko pria menjadi tidak subur, klaim penelitian yang dilakukan di University of Woncester, Inggris.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Alasan Mengapa Kepanasan Membuat Tubuh Terasa Lelah

    Tubuh pasti merasa cepat lelah ketika terpapar panasnya matahari.
    X