pon-papua

Mengenal Screen Time untuk Anak dan Cara Membatasinya

21 November 2021, 19:30 WIB
Editor: Taufan Bara Mukti
Ilustrasi anak bermain game.
Ilustrasi anak bermain game. /(Victoria_Borodinova/Pixabay)

  • Screen time adalah kegiatan yang dilakukan sambil menatap layar, baik menonton TV, bermain gawai, atau bekerja di komputer.
  • Untuk anak-anak, ada batasan-batasan yang harus diketahui soal durasi screen time yang ideal.
  • Berikut Skor.id menyajikan apa itu screen time dan cara membatasinya untuk anak-anak.

SKOR.id - Dengan kemajuan teknologi seperti saat ini, anak-anak banyak menghabiskan kegiatannya dengan menatap layar gawai.

Screen time diartikan sebagai waktu yang dihabiskan untuk aktivitas di depan layar, seperti menonton televisi (TV), bekerja di depan komputer, dan bermain game.

Aktivitas ini juga biasanya dilakukan sambil duduk. Dengan begitu, fisik akan menjadi tidak aktif dan energi yang dikeluarkan sangat sedikit.

Screen time yang berlebihan berdampak buruk bagi kesehatan, terutama pada anak-anak di bawah 18 tahun.

Dikutip dari Medlineplus, anak-anak di Amerika Serikat menghabiskan waktu lima hingga tujuh jam untuk menatap layar.

Hal semacam itu tak bagus untuk perkembangan buah hati. Sebab, kesehatan anak bisa terganggu dengan intensitas screen time yang tinggi.

Berikut beberapa bahaya akibat memberi anak terlalu banyak screen time:

1. Anak akan sulit tidur pada malam hari
2. Meningkatkan risiko sulit berkonsentrasi, kecemasan, dan depresi.
3. Meningkatkan risiko menderita obesitas.

Dengan perkembangan teknologi yang sudah semaju saat ini, internet lewat perangkat gawai memang memudahkan bagi semua orang.

Apalagi bagi anak, video-video menarik di YouTube biasanya dengan mudah menyita perhatian mereka.

 

Akan tetapi perlu diingat bahwa ada batas ideal bagi anak untuk menatap layar gawai agar tak jadi kecanduan.

Untuk anak di bawah dua tahun, sebaiknya tak diberikan waktu screen time sama sekali. Karena masa itu adalah masa tumbuh kembang terbaik bagi anak.

Dari penelitian American Academy of Pediatrics (AAP), untuk anak 2-5 tahun, batasi screen time selama satu jam per hari.

Ilustrasi anak-anak bermain game.
Ilustrasi anak-anak bermain game. pixabay.com

Sedangkan anak-anak dari usia 6-18 tahun idealnya diberikan waktu screen time tak lebih dari dua jam per hari.

Jika anak sudah menghabiskan waktu di depan layar melebihi batas idealnya, orang tua harus melakukan pembatasan.

Dilansir dari Medlineplus, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi screen time anak:

  • Singkirkan TV dan gawai dari kamar tidur anak.
  • Jangan izinkan anak menonton TV atau gawai pada jam makan atau belajar.
  • Jangan izinkan anak menonton TV atau menggunakan gawai saat sedang makan.
  • Gunakan radio sebagai background suara jika diperlukan, atau jika tidak tak usah ada latar belakang suara.
  • Tentukan program apa yang bisa ditonton saat screen time anak, matikan TV atau gawai setelah program berakhir.
  • Rekomendasikan aktivitas fisik seperti permainan papan atau sekadar jalan-jalan ke luar.
  • Catat berapa waktu yang dihabiskan anak di depan layar. Coba dapatkan waktu yang sama untuk aktivitas fisik anak.
  • Orang tua harus menjadi role model yang baik, batasi screen time selama dua jam per hari.
  • Gunakan fitur matikan TV otomatis saat screen time anak sudah terlewat.
  • Susun rencana keluarga untuk beberapa hari tanpa menonton TV atau gawai, atau lakukan kegiatan fisik bersama-sama. Cari kegiatan yang menuntut anak bergerak dan mengeluarkan tenaga cukup banyak.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita Bugar Lainnya:

Korelasi antara Kurang Tidur dan Berkurangnya Kemampuan Mengingat

Mengenal Manfaat Madu Mentah bagi Kesehatan

Plus Minus Toilet Jongkok dan Duduk, Mana yang Lebih Sehat

Tag

Video

Berita Terkait

Bugar

Sabtu, 20 November 2021

Tips Dapatkan Tidur Berkualitas saat GERD Menyerang

Gejalanya GERD meliputi nyeri panas di dada yang biasanya terjadi setelah makan dan memburuk ketika berbaring atau tidur.

Bugar

Sabtu, 20 November 2021

Musim Hujan Melanda Indonesia, Waspada 5 Penyakit Akibat Banjir

Berikut Skor.id menyajikan beberapa penyakit yang wajib diwaspadai akibat bencana banjir.

Bugar

Minggu, 21 November 2021

Cara Jitu Kurangi Kerutan di Kulit, Gunakan Masker Minyak Zaitun

Kerutan muncul karena tubuh mengurangi produksi kolagen serta paparan sinar ultraviolet.

Terbaru

Bugar

Sabtu, 4 Desember 2021

Mengenal 5 Manfaat Buah Sawo untuk Kesehatan

Tak hanya manis, buah sawo ternyata juga mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan.

Bugar

Sabtu, 4 Desember 2021

Dampak Negatif Obesitas pada Kesuburan Reproduksi Pria

Obesitas dapat menyebabkan perubahan hormonal yang menurunkan kesuburan dan membuat pria kurang tertarik pada seks.

Bugar

Sabtu, 4 Desember 2021

Selain untuk Mata, Ini Manfaat Wortel untuk Kulit

Salah satu manfaat wortel untuk kulit adalah dapat membantu mencegah penuaan.

Bugar

Jumat, 3 Desember 2021

Beragam Manfaat Mugwort untuk Kesehatan, Termasuk Atasi Gangguan Pencernaan

Mugwort atau daun baru Cina adalah tanaman herbal yang punya berbagai manfaat untuk kesehatan.

Bugar

Jumat, 3 Desember 2021

Bahaya Alkohol Terhadap Kesehatan Reproduksi Pria

Alkohol dapat masuk ke dalam skrotum melalui aliran darah dan merusak bentuk sel-sel sperma.

Bugar

Jumat, 3 Desember 2021

Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Kulit Ayam

Meski rasanya menang sangat enak namun jika dikonsumsi secara berlebihan dapat berbahaya untuk tubuh.

Bugar

Kamis, 2 Desember 2021

5 Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Reproduksi Pria

Diantaranya adalah faktor gaya hidup, pola konsumsi, berat badan, kesehatan mental, hingga usia.

Bugar

Kamis, 2 Desember 2021

7 Manfaat Jalan Kaki di Pagi Hari untuk Kesehatan, Bisa Menurunkan Berat Badan

Membiasakan diri untuk berjalan kaki di pagi hari ternyata dapat memberikan efek baik pada tubuh.

Bugar

Rabu, 1 Desember 2021

Ini Penyebab Mengapa Mengantuk setelah Makan

Kita biasanya merasa ngantuk sekitar 30 menit setelah makan, terutama jika dalam jumlah besar.

Bugar

Rabu, 1 Desember 2021

5 Tips Edukasi Kesehatan Reproduksi Kepada Remaja

Masalah kesehatan reproduksi pada remaja yang tentunya harus mulai diperhatikan demi masa depan agar tidak terjerumus.

Terpopuler Satu Pekan

Keyword Populer

Sepak Pojok

X