Mengintip Perbedaan dan Manfaat Diet Mediteranian

18 September 2021, 20:30 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Daun kale dapat dimasukkan sebagai salah satu bahan, seperti di dalam pasta.
Daun kale dapat dimasukkan sebagai salah satu bahan, seperti di dalam pasta. /(Twitter Let's Eat)

  • Diet Mediteranian sudah dikenal di berbagai negara di Eropa seperti Yunani dan Italia sejak tahun 1960-an.
  • Sejatinya diet Mediteranian ini berbasis pada mengonsumsi makanan-makanan tradisional orang jaman dulu di daerah Mediterania.
  • Menu makanan bagi seorang yang menganut diet mediteranian diharuskan untuk memakan menu-menu khas dari negara-negara kawasan mediterania, seperti Yunani, Italia, Turki, dan negara-negara yang berada di pesisir Laut Tengah lainnya.

SKOR.id - Di dunia ini dikenal berbagai macam diet yang baik untuk menurunkan berat badan dan untuk kesehatan tubuh itu sendiri.

Salah satunya adalah diet Mediteranian yang sudah dikenal di berbagai negara di Eropa seperti Yunani dan Italia sejak tahun 1960-an.

Sejatinya diet Mediteranian ini berbasis pada mengonsumsi makanan-makanan tradisional orang jaman dulu di daerah Mediterania.

Jenis-jenis makanan yang dikonsumsi oleh para penganut diet mediteranian biasanya adalah hampir sama dengan menu diet lainnya, seperti sayuran, kacang, biji-bijian, keju, kentang, dan buah-buahan

Yang membedakan diet mediteranian dengan diet-diet lainnya adalah menu makanannya.

Menu makanan bagi seorang yang menganut diet mediteranian diharuskan untuk memakan menu-menu khas dari negara-negara kawasan mediterania, seperti Yunani, Italia, Turki, dan negara-negara yang berada di pesisir Laut Tengah lainnya.

Namun seiring perkembangan zaman, kini diet mediteranian lebih luwes dalam penyajian menunya tetapi dengan tetap memperhatikan bahan-bahan khas mediterania yang telah disebut di atas.

Menu makanan orang mediterania sendiri merupakan makanan-makanan yang simpel yang tidak membutuhkan proses yang lama dalam memasaknya.

Sehingga nutrisi makanan tidak hilang atau larut dan juga makanan mediterania mengandung banyak minyak zaitun yang dinilai lebih sehat daripada minyak kelapa atau minyak sawit.

Selain itu, untuk minuman dalam diet mediteranian sangat tidak menganjurkan segala macam minuman manis dengan gula.

Manfaat minyak zaitun
Manfaat minyak zaitun Healthline

Diet mediteranian juga menoleransi minuman seperti red wine, kopi, dan teh dengan catatan kandungan gula rendah.

Dan diet mediteranian ini sangat tidak menganjurkan untuk memakan produk makanan olahan.

Manfaat diet mediterania bagi kesehatan tubuh adalah mampu mengurangi risiko penyakit jantung.

Selain itu dengan mediteranian diet juga bisa mencegah penyakit-penyakit akibat penuaan seperti Alzheimer dan Parkinson.

Berita Fitur lainnya:

Mengenal Diet Pescatarian dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Manfaat Ketan Hitam, Pencegah Diabetes hingga Menjaga Kesehatan Jantung

  • Sumber: healthline
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Selasa, 31 Agustus 2021

    Lagi Hits, Croffle Termasuk Makanan yang Bisa Gagalkan Diet

    Beberapa makanan harus dihindari agar rencana menurunkan berat badan tidak buyar.

    Bugar

    Jumat, 10 September 2021

    Manakah yang Lebih Baik saat Diet, Makan Makanan Mentah atau Makanan yang Dimasak

    Beberapa makanan baik untuk dimasak terlebih dahulu dan beberapa lainnya lebih baik jika dimakan mentah.

    Bugar

    Kamis, 16 September 2021

    8 Kesalahan yang Dilakukan saat Diet Vegetarian

    Namun banyak para pelaku diet sehat ini melakukan sejumlah kesalahan fatal.

    Terbaru

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Kunci untuk Mencapai Hubungan yang Memuaskan, Salah Satunya Sesuaikan Ekspektasi

    Hubungan yang memuaskan adalah hubungan di mana kedua pasangan merasa dihargai, dicintai, dihormati, dan aman.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    7 Tips Sederhana Menjaga Kesehatan

    Ada sejumlah cara sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan,

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Jangan Panik, Begini Tips Cegah Hepatitis Akut Misterius dari IDAI

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan tips agar terhindar dari hepatitis akut.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Sederet Fakta yang Perlu Diketahui tentang Virus Hendra, Gejala dan Cara Pencegahan

    Berikut ini adalah sederet fakta yang perlu diketahui tentang virus Hendra.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Memiliki Alergi atau Asma Mungkin Terkait dengan Risiko Penyakit Jantung

    Sebuah studi baru telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara asma dan alergi dan peningkatan risiko penyakit jantung.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Ketahui Manfaat dan Risiko Terapi 'Kretek-kretek' alias Chiropractic

    Berikut ini adalah manfaat dan risiko yang didapat dari terapi chiropractic.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Apakah Buah Bisa Membuat Kita Gemuk? Semua yang Perlu Anda Tahu tentang Nutrisinya

    Menurut kepercayaan populer, karena buah-buahan juga mengandung gula, mereka tidak cocok untuk diet rendah kalori. Mana yang benar?

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Berolahraga, Bermeditasi, dan 7 Tips Lain untuk Memulai Gaya Hidup Baru

    Ketika Anda tidak tahu harus mulai dari mana, memiliki pemandu bisa menjadi titik awal untuk perubahan kebiasaan yang pasti, dalam rangka mencapai kesejahteraan umum.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Makan Terlalu Banyak Daging Tingkatkan Risiko Pria Menjadi Tidak Subur

    Makan terlalu banyak daging meningkatkan risiko pria menjadi tidak subur, klaim penelitian yang dilakukan di University of Woncester, Inggris.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Alasan Mengapa Kepanasan Membuat Tubuh Terasa Lelah

    Tubuh pasti merasa cepat lelah ketika terpapar panasnya matahari.
    baindo

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X