pon-papua

Mitos Atau Fakta, Lompat Tali Dapat Mempengaruhi Kesehatan Lutut

16 Oktober 2021, 11:15 WIB
Editor: Pradipta Indra Kumara
Ilustrasi olahraga lompat tali.
Ilustrasi olahraga lompat tali. /(Pixabay.com)

  • Olahraga lompat tali sering kali dianggap sebagai penyebab masalah lutut.
  • Sebetulnya lompat tali tidak secara langsung mempengaruhi kesehatan lutut.
  • Ada beberapa langkah untuk menghindari cedera lutut karena lompat tali.

SKOR.id - Olahraga lompat tali atau skipping kerap kali ditakuti karena menimbulkan masalah pada lutut.

Beberapa orang mengeluh sakit pada lutut saat melakukan lompat tali. Padahal tidak sepenuhnya olahraga ini mempengaruhi kesehatan lutut.

Olahraga lompat tali memberikan berbagai manfaat kesehatan. Mulai dari penurunan berat badan, keseimbangan, dan kesehatan metabolisme.

Mitos Atau Fakta Lompat Tali Mempengaruhi Kesehatan Lutut

Sebenarnya, argumen lompat tali mempengaruhi kesehatan lutut secara langsung adalah mitos. Berdasarkan penelitian dari Gait & Posture, lompat tali memiliki beban lutut lebih rendah dibandingkan dengan berlari.

Selain itu, saat melakukan latihan ini pembakaran kalori justru lebih banyak (30 persen). Hal ini sangat membantu dalam proses metabolisme.

Alasan Lompat Tali Mempengaruhi Kesehatan Lutut

Beberapa faktor dapat mempengaruhi kesehatan lutut saat melakukan lompat tali. Berikut ini merupakan alasan lompat tali dapat mempengaruhi kesehatan lutut.

1. Penyakit Atau Cedera yang Sebelumnya Sudah Ada

Salah satu alasannya karena memiliki penyakit atau cedera bawaan pada lutut. Hal ini seperti radang sendi, masalah ligamen, serta masalah tulang.

Hal tersebut dapat menimbulkan masalah pada gerakan yang mengandalkan lutut secara berulang.

2. Teknik yang Salah

Saat melakukan lompat tali, diperlukan teknik khusus agar menghindari cedera. Teknik yang tidak tepat memiliki dampak yang lebih besar pada persendian.

Seringkali, banyak orang melompat dengan tinggi. Padahal pada prinsipnya, lompat tali membutuhkan lompatan dengan gerakan ringan dan gesit.

3. Latihan Berlebihan

Latihan berlebih juga dapat mempengaruhi kesehatan. Ini karena adanya benturan pada lutut dan gerakan berulang yang menimbulkan beban lebih.

Hal ini berpengaruh pada peningkatan kelelahan otot, yang kemudian mengganggu kinerja. Sebaiknya, melakukan latihan secukupnya dan diimbangi dengan istirahat yang cukup.

4. Permukaan Keras

Fasilitas atau tempat yang digunakan saat berlatih lompat tali juga sangat mempengaruhi. Ketika permukaan untuk latihan keras, dapat membuat Anda mendarat dengan benturan yang juga lebih kuat berulang kali.

Sebaiknya, saat melakukan lompat tali pilih tempat dengan permukaan tanah, seperti matras atau lantai kayu.

Cara Menghindari Cedera saat Lompat Tali

Ilustrasi lompat tali.
Ilustrasi lompat tali. (Pixabay.com)

Berikut ini merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari cedera saat lompat tali:

1. Usahakan Tali Tetap Rendah

Dengan putaran tali tetap rendah, lompatan yang Anda lakukan menjadi lebih ringan dan tidak perlu mengangkat kaki terlalu tinggi.

Dengan lompatan yang relatif rendah dapat mengurangi risiko cedera.

2. Pilih Permukaan yang Nyaman

Anda harus mencari ruang latihan dengan memperhitungkan kenyamanan, salah satunya permukaan yang tidak keras.

Dianjurkan untuk menggunakan matras saat melakukan latihan.

3. Pilih Alas Kaki yang Sesuai

Sebaiknya, Anda menggunakan sepatu untuk jenis lari dalam olahraga ini. Sepatu lari memiliki lengkungan dan fitur lain yang memastikan kenyamanan dan keamanan.

4. Frekuensi Latihan

Saat berlatih sebaikyna tidak terlau memaksakan. Faktor penting dalam latihan ini adalah konsistensi.

Sebaiknya dalam seminggu, Anda beristirahat selama dua atau tiga hari untuk memulihkan kondisi tubuh.

5. Peregangan dan Pemanasan

Sebelum memulai latihan, sebaiknya Anda melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar otot Anda lebih rileks.

Selain itu, setelah melakukan lompat tali dianjurkan melakukan peregangan. Pasanya, otot Anda akan cenderung tegang saat berlatih dan perlu rileks kembali.

Berita kebugaran lainnya:

Rekomendasi 6 Pilihan Ikan untuk Ibu Hamil

Makanan Minuman yang Harus Dihindari Penderita Radang Sendi

  • Sumber: mejorconsalud
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Kamis, 14 Oktober 2021

    Tips Menjaga Berat Badan agar Tetap Ideal

    Berat badan ideal menjadi impian bagi setiap orang. Berikut ini merupakan tips untuk menjaga berat badan tetap ideal.

    Bugar

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Manfaat Minum Air Putih Saat Bangun Tidur

    Salah satu cara memberikan asupan cairan adalah dengan minum air putih.

    Bugar

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Makanan Minuman yang Harus Dihindari Penderita Radang Sendi

    Sederet makanan minuman yang harus dihindari oleh penderita radang sendi.

    Terbaru

    Bugar

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Mengenal 5 Manfaat Buah Sawo untuk Kesehatan

    Tak hanya manis, buah sawo ternyata juga mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan.

    Bugar

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Dampak Negatif Obesitas pada Kesuburan Reproduksi Pria

    Obesitas dapat menyebabkan perubahan hormonal yang menurunkan kesuburan dan membuat pria kurang tertarik pada seks.

    Bugar

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Selain untuk Mata, Ini Manfaat Wortel untuk Kulit

    Salah satu manfaat wortel untuk kulit adalah dapat membantu mencegah penuaan.

    Bugar

    Jumat, 3 Desember 2021

    Beragam Manfaat Mugwort untuk Kesehatan, Termasuk Atasi Gangguan Pencernaan

    Mugwort atau daun baru Cina adalah tanaman herbal yang punya berbagai manfaat untuk kesehatan.

    Bugar

    Jumat, 3 Desember 2021

    Bahaya Alkohol Terhadap Kesehatan Reproduksi Pria

    Alkohol dapat masuk ke dalam skrotum melalui aliran darah dan merusak bentuk sel-sel sperma.

    Bugar

    Jumat, 3 Desember 2021

    Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Kulit Ayam

    Meski rasanya menang sangat enak namun jika dikonsumsi secara berlebihan dapat berbahaya untuk tubuh.

    Bugar

    Kamis, 2 Desember 2021

    5 Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Reproduksi Pria

    Diantaranya adalah faktor gaya hidup, pola konsumsi, berat badan, kesehatan mental, hingga usia.

    Bugar

    Kamis, 2 Desember 2021

    7 Manfaat Jalan Kaki di Pagi Hari untuk Kesehatan, Bisa Menurunkan Berat Badan

    Membiasakan diri untuk berjalan kaki di pagi hari ternyata dapat memberikan efek baik pada tubuh.

    Bugar

    Rabu, 1 Desember 2021

    Ini Penyebab Mengapa Mengantuk setelah Makan

    Kita biasanya merasa ngantuk sekitar 30 menit setelah makan, terutama jika dalam jumlah besar.

    Bugar

    Rabu, 1 Desember 2021

    5 Tips Edukasi Kesehatan Reproduksi Kepada Remaja

    Masalah kesehatan reproduksi pada remaja yang tentunya harus mulai diperhatikan demi masa depan agar tidak terjerumus.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X