Penelitian Menunjukkan Teh Mengandung Banyak DNA Serangga, Apakah Berbahaya?

19 September 2022, 06:00 WIB
Penulis: Hanputro Widyono
Editor: Taufani Rahmanda
Ilustrasi teh peppermint.
Ilustrasi teh peppermint. /Photo by Rob Sarmiento on Unsplash

  • Penelitian menunjukkan bahwa daun teh mengandung ratusan DNA serangga.
  • Dari sampel teh dan ramuan herbal yang dibeli dari empat benua, peneliti menemukan lebih dari 200 jenis artropoda yang berbeda di setiap sampel teh.
  • Meski demikian, peneliti menyatakan teh tetap aman dikonsumsi karena persentase DNA tanamannya jauh lebih besar.

SKOR.id - Sebuah penelitian yang diterbitkan di Biology Letters menunjukkan bahwa di dalam teh terkandung DNA berbagai jenis serangga.

Jenis-jenis serangga yang dimaksud seperti lebah yang membantu penyerbukan tanaman teh, ulat yang membuat kepompong, atau laba-laba yang membuat sarang.

Dalam prosesnya, tim peneliti mengumpulkan atau membeli teh dan obat herbal seperti chamomile, mint, dan peterseli di toko-toko yang tersebar di empat benua.

Mereka tak hanya meneliti satu produk teh dari suatu wilayah, tapi membeli beberapa versi produk yang sama dari merek berbeda untuk pengujian yang lebih mendalam.

Dari sampel yang diambil, ditemukan jejak DNA untuk berbagai komunitas serangga, dengan total mencapai 1.200 spesies berbeda di lebih dari 20 ordo.

Rata-rata, mereka menemukan lebih dari 200 jenis artropoda yang berbeda di setiap sampel teh.

Ilustrasi secangkir teh Chamomile.
Ilustrasi secangkir teh Chamomile. Pixabay.com

Kabar baiknya, secara umum, spesies cocok dengan distribusi yang diketahui untuk tanaman dan artropoda yang ada di daerah asal penanaman teh.

Sebagai contoh, teh mint yang diteliti mengandung DNA dari serangga yang ditemukan di daerah penghasil peppermint di Pacific Northwest.

Lalu ada juga teh hijau yang mengandung DNA dari serangga asli Asia Timur.

Meski mengandung DNA banyak serangga, teh yang diminum tidak berbahaya karena persentasenya dibandingkan DNA tanaman teh itu sendiri tergolong sangat kecil.

Penulis utama penelitian tersebut sekaligus ahli genetika ekologi di Universitas Trier, Jerman, memastikan bahwa teh aman dikonsumsi.

"Mungkin 99,999 persen dari DNA yang kami ekstrak adalah DNA tanaman, dan hanya sebagian kecil yang tersisa, adalah DNA serangga," kata Henrik Krehenwinkel.

"Yang tentu saja bagus untuk peminum teh karena mereka ingin minum tehnya dan bukan serangganya," ia menegaskan, dikutip dari laman WebMD.

Baca Juga Berita Bugar Lainnya:

Cara Mengencangkan Vagina di Rumah, Bisa Bikin Orgasme yang Luar Biasa

Ini Alasan Mengapa Tanggal 10 September Ditandai dengan Pita Kuning

Perhatikan Waktu saat Buang Air Kecil: 'Aturan 21 Detik' untuk Memantau Kesehatan Anda

  • Sumber: WebMD
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Sabtu, 17 September 2022

    5 Makanan Anti-Penuaan yang Membuat Tubuh Sehat dan Kulit Menjadi Glowing

    Kulit yang indah dan bercahaya dimulai dari cara kita makan, tetapi makanan anti-penuaan ini juga dapat membantu lebih dari itu.

    Bugar

    Sabtu, 17 September 2022

    5 Cara Mengendarai Sepeda untuk Memperkuat Lutut

    Ada sejumlah langkah cara mengendarai sepeda untuk memperkuat lutut, anggota badan di kaki yang rentan cedera ini.

    Bugar

    Sabtu, 17 September 2022

    3 Problem Cedera yang Menjadi Perhatian Real Madrid

    Sebuah tim elit, seperti Real Madrid, harus menghadapi banyak pertandingan per musim. Tuntutan fisik dapat menyebabkan serangkaian cedera.

    Bugar

    Minggu, 18 September 2022

    Cara Mudah Mengurangi Asupan Karbohidrat

    Ada sederet cara mudah untuk mengurangi karbohidrat.

    Terbaru

    Bugar

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Perlu Diketahui soal Posisi Tidur yang Benar dan Cara yang 'Benar' untuk Tidur

    Dalam posisi apa saya harus tidur, dan apakah ada cara yang 'benar' untuk tidur?

    Bugar

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Makanan Rahasia Pemain Sepak Bola Elite: Banyak Protein dan Rendah Kalori

    Makanan rahasia pemain sepak bola dengan banyak protein dan sedikit kalori. Ada dua jenis ganggang yang meningkatkan kinerja dan meningkatkan vitalitas dan energi: spirulina dan chlorella

    Bugar

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Mengenal Gas Air Mata, Gejala Jika Terkena dan Penanganan yang Mesti Dilakukan

    Berikut ini uraian soal gas air mata, sesuatu yang jadi sorotan dari tragedi Kanjuruhan, lengkap dengan gejala dan apa yang harus dilakukan.

    Bugar

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Mengenal Cedera yang Ancam Peluang Ronald Araujo ke Piala Dunia Qatar

    Menurut pernyataan medis yang diberikan oleh Barcelona di akun Twitter resmi mereka, "Ronald Araujo mengalami avulsi pada tendon adductor longus di paha kanan."

    Bugar

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Hai Pemula, Simak Tips untuk Menikmati Aktivitas Berolahraga sekaligus Bersenang-senang

    Olahraga adalah bagian penting dari gaya hidup sehat. Tetapi jika Anda sudah keluar dari kebiasaan aktif – atau tidak pernah menemukan rutinitas olahraga yang berhasil – mungkin terasa seperti tugas yang mustahil untuk memulai.

    Bugar

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Mayoritas Wanita Alami Menopause sekitar Usia 51, Gejalanya Bisa Dimulai Jauh Lebih Awal

    Sebagian besar wanita mengalami menopause sekitar usia 51 tahun tetapi gejalanya dapat dimulai bertahun-tahun sebelumnya

    Bugar

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Ilmuwan 'Memecahkan' Misteri Mengapa Wanita Selalu Merasa Kedinginan daripada Pria

    Ilmuwan berhasil 'memecahkan' misteri mengapa wanita selalu merasakan tubuh mereka lebih dingin daripada para pria.

    Bugar

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Sederet Mitos Palsu seputar Pengaruh Kopi terhadap Kesehatan

    Minuman kedua yang paling banyak dikonsumsi di planet ini telah memunculkan mitos palsu yang tak terhitung jumlahnya.

    Bugar

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Manfaat dan Nutrisi yang Terkandung pada Daging Sapi

    Daging sapi dikategorikan sebagai daging merah - istilah yang digunakan untuk daging mamalia, yang mengandung jumlah zat besi yang lebih tinggi daripada ayam atau ikan.

    Bugar

    Jumat, 30 September 2022

    Ada 6 Bau Vagina yang Berbeda, Kenali Gejalanya untuk Tahu Kapan Harus ke Dokter

    Bau yang kuat bisa mengganggu, terutama jika ada bau busuk yang datang dari bawah. Sementara aroma vagina bervariasi dari orang ke orang, para ahli mengatakan ada beberapa yang harus Anda waspadai.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X