Perbedaan Vaksin Sinovac, AstraZeneca dan Moderna Berikut Efek Sampingnya

28 September 2021, 15:00 WIB
Editor: Dini Wulandari
Ilustrasi vaksin
Ilustrasi vaksin /Pixabay

  • Ada tiga jenis vaksin yang digunakan di Indonesia.
  • Tiga vaksin tersebut adalah Sinovac, AstraZeneca dan Moderna.
  • Berikut ini adalah perbedaan dan efek samping ketiganya.

SKOR.id - Setidaknya ada tiga jenis vaksin yang digunakan oleh pemerintah di Indonesia untuk melindungi warganya dari Covid-19.

Tiga jenis vaksin yang dimaksud adalah Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna. Sinovac menjadi jenis vaksin pertama yang mendarat di Indonesia.

Vaksin jenis ini diproduksi di Tiongkok yang dikirim 1,2 juta dosis vaksin pada 6 Desember 2020 lalu, disusul 1,8 juta dosis pada akhir tahun 2020, semua berupa vaksin jadi.

Sementara jenis vaksin yang kedua adalah AstraZeneca. Jenis vaksin ini tiba di Indonesia pada 8 Maret lalu sebanyak 1,1 juta dosis.

Kemudian pada April 2021, gelombang kedua vaksin AstraZeneca datang dengan jumlah yang lebih banyak yaitu 3,8 juta dosis.

Meskipun AstraZeneca sudah tiba, namun impor vaksin Sinovac tidak berhenti. Terbukti pada akhir April 2021 lalu, vaksin Sinovac tiba di Indonesia dengan 6 juta vaksin.

Sementara vaksin Moderna yang merupakan buatan Amerika Serikat pada 11 Juli lalu sebanyak lebih dari 3 juta dosis.

Setidaknya inilah tiga jenis vaksin yang digunakan di Indonesia. Lalu, apa perbedaan ketiganya?

Dilansir dari WHO dan berbagai situs resmi kesehatan, inilah yang perlu Anda ketahui tentang vaksin Sinovac, AstraZeneca dan Moderna beserta efek samping yang ditimbulkannya.

Vaksin Sinovac

Vaksin ini berisi virus corona yang sudah dimatikan. Vaksin yang satu ini mengandung virus hidup yang sudah tidak bisa bereplikasi.

Virus corona yang sudah mati ini kemudian dicampur dengan senyawa berbasis aluminium yang disebut adjuvan. Senyawa ini berfungsi merangsang sistem kekebalan dan meningkatkan respons terhadap vaksin.

Efek samping: Kadar vaksin Sinovac terhitung rendah. Oleh sebab itu, jenis vaksin yang satu ini hanya memberi efek samping ringan seperti sakit di sekitar area suntik, pusing, dan mengantuk.

Vaksin AstraZeneca

Vaksin jenis ini dibuat dari hasil rekayasa genetika (viral vector) dari virus flu biasa yang tidak berbahaya.

Berdasarkan hasil uji klinis, WHO juga sudah menyatakan bahwa AstraZeneca dinilai efektif untuk melindungi masyarakat dari risiko Covid 19 yang sangat serius,.

Efek samping: karena kadarnya yang lebih tinggi dari Sinovac, vaksin ini dapat menimbulkan efek samping ringan hingga sedang.

Beberapa di antaranya adalah nyeri, memar atau bengkak pada bagian yang disuntik, demam atau badan panas, menggigil, kelelahan, sakit kepala, mual, nyeri sendi dan otot.

Pada beberapa kasus adapula yang sampai diare hingga penggumpalan darah.

Ilustrasi vaksinasi Covid-19.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. dok. Farmasi UGM

Vaksin Moderna

Vaksin Moderna adalah Jenis vaksin mRNA. Karena dibuat dengan menggunakan mRNA (messenger RNA), cara kerja vaksin Moderna berbeda dengan vaksin yang menggunakan virus yang dilemahkan seperti yang digunakan pada vaksin Sinovac.

Vaksin jenis mRNA bekerja dengan cara mengajarkan sel-sel tubuh kita menghasilkan protein tertentu untuk membentuk respons imun. 

Ketika respons tubuh sudah terbentuk, maka akan muncul antobodi di dalam tubuh.

Moderna sendiri menyebutkan vaksin ini ampuh untuk melawan varian Beta, Delta, Eta, dan Kappa.

Efek samping: mual, muntah, kelelahan. Namun pada beberapa kasus juga tak menimbulkan efek samping apa pun.

Berita Bugar lainnya:

Manfaat Air Rebusan Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh

5 Bahaya Mengonsumsi Minuman Berkafein untuk Anak, Salah Satunya GERD

  • Sumber: Berbagai Sumber, WHO
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Minggu, 26 September 2021

    5 Manfaat Minyak Grapeseed, Rahasia Menjaga Kesehatan Jantung

    Minyak grapeseed adalah jenis minyak yang diolah dari biji anggur ini mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh dan kulit

    Bugar

    Senin, 27 September 2021

    5 Tips Menaikkan Berat Badan dengan Sehat

    Sering makan dan olahraga adalah beberapa tips untuk menaikkan berat badan yang sehat.

    Bugar

    Selasa, 28 September 2021

    Tak Hanya Merusak Psikis, 5 Bahaya Menyimpan Dendam Bagi Kesehatan Fisik

    Menyimpan dendam ternyata tak hanya buruk bagi kesehatan mental, tapi juga fisik. Dendam bisa memicu gaya hidup tak sehat

    Terbaru

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Kunci untuk Mencapai Hubungan yang Memuaskan, Salah Satunya Sesuaikan Ekspektasi

    Hubungan yang memuaskan adalah hubungan di mana kedua pasangan merasa dihargai, dicintai, dihormati, dan aman.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    7 Tips Sederhana Menjaga Kesehatan

    Ada sejumlah cara sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan,

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Jangan Panik, Begini Tips Cegah Hepatitis Akut Misterius dari IDAI

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan tips agar terhindar dari hepatitis akut.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Sederet Fakta yang Perlu Diketahui tentang Virus Hendra, Gejala dan Cara Pencegahan

    Berikut ini adalah sederet fakta yang perlu diketahui tentang virus Hendra.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Memiliki Alergi atau Asma Mungkin Terkait dengan Risiko Penyakit Jantung

    Sebuah studi baru telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara asma dan alergi dan peningkatan risiko penyakit jantung.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Ketahui Manfaat dan Risiko Terapi 'Kretek-kretek' alias Chiropractic

    Berikut ini adalah manfaat dan risiko yang didapat dari terapi chiropractic.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Apakah Buah Bisa Membuat Kita Gemuk? Semua yang Perlu Anda Tahu tentang Nutrisinya

    Menurut kepercayaan populer, karena buah-buahan juga mengandung gula, mereka tidak cocok untuk diet rendah kalori. Mana yang benar?

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Berolahraga, Bermeditasi, dan 7 Tips Lain untuk Memulai Gaya Hidup Baru

    Ketika Anda tidak tahu harus mulai dari mana, memiliki pemandu bisa menjadi titik awal untuk perubahan kebiasaan yang pasti, dalam rangka mencapai kesejahteraan umum.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Makan Terlalu Banyak Daging Tingkatkan Risiko Pria Menjadi Tidak Subur

    Makan terlalu banyak daging meningkatkan risiko pria menjadi tidak subur, klaim penelitian yang dilakukan di University of Woncester, Inggris.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Alasan Mengapa Kepanasan Membuat Tubuh Terasa Lelah

    Tubuh pasti merasa cepat lelah ketika terpapar panasnya matahari.
    X