Perhatikan Lidah Anda: Perubahan Warna Bisa Jadi Indikasi Ada yang Salah

6 Mei 2022, 11:26 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Ilustrasi lidah yang sehat, yakni yang berwarna merah muda, tanpa bintik atau luka.
Ilustrasi lidah yang sehat, yakni yang berwarna merah muda, tanpa bintik atau luka. /Pixabay.com

  • Lidah adalah organ yang sangat penting dari tubuh manusia.
  • Ini organ paling fleksibel dalam tubuh, terdiri dari 17 otot, juga satu-satunya yang tidak pernah lelah.
  • Berikut ini beberapa indikasi masalah pada lidah dan cara merawatnya.

SKOR.id - Lidah merupakan organ yang sangat penting dari tubuh manusia yang melakukan fungsi seperti hidrasi mulut dan makanan melalui air liur, menelan, bahasa dan indera perasa.

Sayang, penampilan mereka sering tak diperhitungkan, yang bisa mengindikasikan masalah kesehatan, karena beberapa gangguan dapat menyebabkan perubahan pada lidah.

Fungsi lidah
Ini adalah organ paling fleksibel dalam tubuh, terdiri dari 17 otot, dan juga satu-satunya yang tidak pernah lelah.

Dengan demikian, ada beberapa fungsi yang dipenuhinya, di antaranya persepsi rasa oleh indra pengecap menonjol, yang sebagaimana dirinci oleh Barcelona Dental Study, bertanggung jawab untuk mengirimkan informasi ke otak untuk memastikan asal makanan yang dicerna, karena itu adalah mekanisme pertahanan untuk menghindari konsumsi zat yang berbahaya bagi tubuh.

Lidah juga terlibat dalam proses mengunyah dan menelan makanan dan merupakan bagian dari cincin limfatik Waldeyer, yang fungsinya adalah pertahanan melalui aksi dan produksi antibodi.

Lidah juga merupakan kunci untuk memfasilitasi artikulasi kata-kata.

Ini mengadopsi posisi yang berbeda di dalam mulut, yang mengubah cara udara lewat dan menciptakan suara yang berbeda dengan bantuan pita suara.

Warna lidah, indikator keadaan kesehatan
Lidah yang sehat adalah lidah yang berwarna merah muda, tanpa bintik atau luka.

Tekstur, warna, dan penampilan organ ini dapat mengalami perubahan yang, jika tidak biasa, mungkin menunjukkan beberapa patologi.

Terkait masalah ini, Anda harus berkonsultasi dengan dokter gigi Anda jika salah satu dari masalah ini muncul:

  • Lapisan keputihan atau kekuningan: Artinya lidah tidak bersih. Ini adalah lapisan yang terdiri dari sel-sel bersisik dan sisa-sisa makanan dan bakteri yang menyebabkan munculnya halitosis (bau mulut).
  • Lapisan keputihan yang tebal: Ini bisa disebabkan oleh infeksi jamur yang dikenal sebagai kandidiasis oral.
  • Lidah pucat dan licin: salah satu penyebab utama munculnya lidah ini adalah, seperti yang ditunjukkan oleh Manual MSD, anemia defisiensi besi (anemia defisiensi besi) atau anemia pernisiosa (defisiensi vitamin B12).
  • Sangat merah: itu bisa menjadi gejala pertama demam berdarah, penyakit menular yang umum di antara bayi dan bayi yang menyebabkan bintik-bintik pada kulit, demam dan sakit tenggorokan.
  • Sariawan: menurut University Clinic of Navarra, disinyalir penyebabnya mungkin reaksi imunologis terhadap bakteri umum flora mulut, kekurangan vitamin, stres, perubahan hormonal atau alergi makanan. Juga dapat disebabkan oleh cedera di mukosa mulut.
  • Lidah geografis: dalam hal ini, beberapa area berwarna merah dan halus, menyerupai bisul, dan sering dikelilingi oleh batas putih. Daerah lain berwarna putih atau kekuningan dan kasar. Biasanya kondisi ini tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak memerlukan perawatan apa pun.
  • Lidah pecah-pecah: lekukan yang dalam muncul di permukaan. Penyebabnya tidak diketahui, tetapi dapat terjadi bersamaan dengan lidah geografis.
  • Lidah berbulu: itu terjadi karena papila lidah tumbuh tidak normal. Ini dapat muncul ketika sisa makanan terperangkap di papila sebagai akibat dari kebersihan mulut yang tidak memadai, konsumsi alkohol atau tembakau yang berlebihan atau reaksi terhadap minum obat apa pun.

Dalam hal ini, seorang profesional harus dikonsultasikan setiap kali perubahan penampilan lidah diperhatikan, karena itu mungkin merupakan tanda patologi lain yang lebih penting.

Secara khusus, perhatian maksimal harus diberikan pada munculnya borok di tepian lateral lidah dan lesi yang berlangsung lebih dari 15 hari.

Cara menjaga kesehatan lidah
Sekolah Tinggi Resmi Dokter Gigi dan Ahli Stomatologi Komunitas Madrid mengusulkan beberapa rekomendasi untuk menjaga kesehatan lidah:

• Periksa lidah: penting untuk memastikan warnanya merah muda, tanpa noda atau luka.
• Gunakan pembersih lidah yang baik: Pengikis lidah sangat efektif, tetapi Anda juga dapat menggunakan sikat gigi dengan permukaan kasar yang dirancang untuk tujuan ini.
• Membersihkannya sekali atau dua kali sehari: harus selalu dilakukan setelah menyikat gigi.
• Gunakan obat kumur yang sesuai: berkumur adalah cara terbaik untuk melengkapi kebersihan mulut dan menyegarkan napas.***

Berita Bugar Lainnya:

Hari Kesehatan Mulut Sedunia: Cara Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi

Cara Atasi Mulut Pahit

2 Indikasi Serius di Mulut yang Menandakan Kadar Gula Darah Tinggi

  • Sumber: Mundo Deportivo
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Rabu, 4 Mei 2022

    Tips Jaga Kondisi Tubuh usai Liburan

    Deretan tips agar tubuh tetap fit usai berlibur.

    Bugar

    Kamis, 5 Mei 2022

    5 Sebab Kesehatan Justru Tumbang Saat Libur Lebaran

    Deretan penyebab turunnya kondisi kesehatan saat berlibur.

    Bugar

    Rabu, 4 Mei 2022

    5 Cara Sederhana Mengatasi Pegal Kaki setelah Merayakan Lebaran

    Masalah pegal kaki kerap dirasakan setelah merayakan lebaran karena berbagai aktivitas yang dilakukan, seraya usai Idulfitri tahun ini, 2022.

    Bugar

    Kamis, 5 Mei 2022

    Tandai Mei sebagai Bulan Kesadaran Kesehatan Mental dengan Beberapa Tips Ini

    Menggunakan bulan ini untuk belajar tentang banyak penyebab ketidakadilan kesehatan mental yang mempengaruhi minoritas akan membantu membawa kesadaran dan pemahaman tentang bagaimana membawa perubahan pada perlakuan yang tidak adil dan tidak setara terhadap minoritas dalam sistem perawatan kesehatan.

    Terbaru

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Ada Baiknya Anak-anak Mulai Dilarang untuk Makan di Depan Layar, Ini Alasannya

    Menonton televisi berkontribusi pada asupan kalori yang lebih tinggi, karena itu dimakan lebih tidak sadar dan ada kemungkinan lebih besar bahwa anak akan bertambah gemuk.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Cara Mendeteksi apakah Anda Orangtua yang Beracun dan Dampaknya terhadap Anak-anak

    Para ahli psikologi telah mengidentifikasi dua jenis orangtua yang beracun: penderita dan narsisis, yang sama-sama merugikan masa depan anak.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    4 Jenis Yogurt dengan Kandungan Probiotik Terbaik

    Probiotik sangat penting untuk menjaga kesehatan usus.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    5 Posisi Bercinta yang Bisa Bikin Wanita Ketagihan

    Wanita dan pria tidak selalu setuju tentang apa yang memenuhi syarat sebagai seks yang menyenangkan.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Cuaca Tak Menentu, Inilah Sejumlah Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan

    Kondisi cuaca yang tak menentu efek pancaroba bisa menjadi pemicu beragam penyakit dan sejumlah gangguan kesehatan.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Efek Tinggal di Rumah yang Berantakan, Bisa Bahaya bagi Kesehatan

    Apa dampak dari kekacauan dalam kehidupan kita sehari-hari? Ketahui pentingnya menjaga rumah tetap bersih dan rapi.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Tips Mengatasi Rambut Kering, Bisa Dilakukan di Rumah

    Berikut adalah sejumlah langkah sederhana untuk mengatasi masalah rambut kering.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Bukan Bikin Bodoh, Ini Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Micin Menurut dr. Tirta

    Berikut adalah bahaya terlalu banyak mengonsumsi micin menurut dr. Tirta.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Apakah Anda Pernah Mengalami 'Lapar Emosional'? Ikuti Tips Berikut untuk Mengatasinya

    Perasaan seperti cemas, gugup, kewalahan atau bahkan rasa kebosanan dapat menyebabkan seseorang makan tanpa benar-benar lapar, yang dikenal dengan istilah 'lapar emosional'.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Kenali Beragam Manfaat Membaca Buku bagi Kesehatan Mental

    Berikut Skor.id merangkum berbagai manfaat membaca buku bagi kesehatan mental.
    X