Selain Minyak Zaitun, 3 Jenis Minyak Ini Bisa Digunakan untuk Memasak

14 Mei 2022, 13:00 WIB
Penulis: Dewi
Editor: Dini Wulandari
Ilustrasi minyak zaitun.
Ilustrasi minyak zaitun. /(PIXABAY.COM)

  • Minyak zaitun merupakan primadona di dunia perminyakan nabati. 
  • Minyak zaitun memiliki berbagai manfaat, termasuk mencegah penyakit kardiovaskular. 
  • Namun ada tiga jenis minyak nabati lainnya yang bisa digunakan untuk memasak sebagai alternatif minyak zaitun. 

SKOR.id - Minyak zaitun adalah primadona di dunia perminyakan nabati dan sering dijadikan sebagai pilihan utama dalam menu diet.

Para ahli gizi merekomendasikan penggunaan minyak zaitan bukan tanpa alasan. Di dalam minyak zaitun terdapat asam lemak tak jenuh tunggal, terutama asam oleat, vitamin E, dan polifenol.

Komposisi ini memberikan peran protektif terhadap masalah kardiovaskular.

Namun, minyak zaitun bukan satu-satunya lemak nabati yang bisa digunakan di dapur. Ada pilihan menarik lainnya yang tidak boleh Skorer lewatkan.

1. Minyak Rapeseed

Minyak rapeseed diperoleh dari dua spesies tanaman, kemudian disebut degan nama umum minyak rapeseed. Minyak jenis ini sudah dibudidayakan selama 400 tahun di India.

Minyak rapeseed mengandung lemak tak jenuh yang sangat tinggi.

Spanish Nutrition Foundation (FEN) mengatakan minyak rapeseed adalah salah satu lemak nabati dengan kandungan asam lemak jenuh terendah (sekitar 7% dari total lemak) dan kandungan asam lemak tak jenuh ganda yang tinggi (28%).

2. Minyak Biji Bunga Matahari

Minyak biji bunga matahari.
Minyak biji bunga matahari. Pixabay

Minyak biji bunga matahari adalah lemak yang dihasilkan dari biji bunga matahari, tanaman asli Amerika.

Minyak bunga matahari memiliki kandungan oleat tinggi, mirip dengan minyak zaitun. Mengonsumsi satu sendok makan minyak bunga matahri memberikan 41 persen dari asupan yang direkomendasikan untuk pria dan wanita usia 20 hingga 39 tahun dengan aktivitas fisik sedang.

3. Minyak Jagung

Terakhir, minyak yang baik digunakan untuk memasak adalah minyak jagung. Menurut FEN, minyak jagung terbaik adalah yang diolah dengan pengepresan dingin, dari benih jagung.

Minyak jagung dapat dikonsumsi mentah atau dimasak dan penggunaannya diyakini memungkinkan untuk meningkatkan rasa makanan, terutama salad, hidangan panggang atau berbagai semur.

Ahli gizi juga mengingatkan bahwa minyak jagung juga cocok untuk membuat mayones atau makanan penutup. Namun, mereka mengingatkan bahwa saat menggoreng menggunakan minyak jagung sebaiknya gunakan dalam jumlah kecil dan tidak gunakan berulang untuk mencegah pengembangan zat beracun bagi tubuh.

Minyak jagung tidak hanya digunakan dalam memasak, tapi juga dalam produk kosmetik, untuk perawatan kulit dan rambut kering.

Berita Wellness Lainnya

5 Makanan Pemicu Kolesterol dan yang Harus Anda Hindari

Flu Mudah Mewabah di Kantor, Ini 4 Benda yang Bisa Jadi Media Penularannya

Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id
Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id

Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.
Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.

 

  • Sumber: Mundo Deportivo
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Jumat, 13 Mei 2022

    5 Makanan untuk Membantu Mengurangi Stres Usus

    Stres dapat memicu masalah kesehatan, termasuk iritasi pada usus.

    Bugar

    Jumat, 13 Mei 2022

    Bukan Nasi Goreng, Ini 3 Menu Sarapan Sehat yang Nggak Asal Kenyang

    Berikut ini adalah lima menu sarapan sehat yang nggak asal kenyang.

    Bugar

    Jumat, 13 Mei 2022

    Makanan dan Minuman Pengganti bagi yang Ingin Mengurangi Kafein

    Ada beberapa makanan minuman yang dapat dijadikan alternatif bagi orang-orang yang ingin mengurangi konsumsi kafein.

    Terbaru

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Kunci untuk Mencapai Hubungan yang Memuaskan, Salah Satunya Sesuaikan Ekspektasi

    Hubungan yang memuaskan adalah hubungan di mana kedua pasangan merasa dihargai, dicintai, dihormati, dan aman.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    7 Tips Sederhana Menjaga Kesehatan

    Ada sejumlah cara sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan,

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Jangan Panik, Begini Tips Cegah Hepatitis Akut Misterius dari IDAI

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan tips agar terhindar dari hepatitis akut.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Sederet Fakta yang Perlu Diketahui tentang Virus Hendra, Gejala dan Cara Pencegahan

    Berikut ini adalah sederet fakta yang perlu diketahui tentang virus Hendra.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Memiliki Alergi atau Asma Mungkin Terkait dengan Risiko Penyakit Jantung

    Sebuah studi baru telah menemukan hubungan yang mengejutkan antara asma dan alergi dan peningkatan risiko penyakit jantung.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Ketahui Manfaat dan Risiko Terapi 'Kretek-kretek' alias Chiropractic

    Berikut ini adalah manfaat dan risiko yang didapat dari terapi chiropractic.

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Apakah Buah Bisa Membuat Kita Gemuk? Semua yang Perlu Anda Tahu tentang Nutrisinya

    Menurut kepercayaan populer, karena buah-buahan juga mengandung gula, mereka tidak cocok untuk diet rendah kalori. Mana yang benar?

    Bugar

    Jumat, 20 Mei 2022

    Berolahraga, Bermeditasi, dan 7 Tips Lain untuk Memulai Gaya Hidup Baru

    Ketika Anda tidak tahu harus mulai dari mana, memiliki pemandu bisa menjadi titik awal untuk perubahan kebiasaan yang pasti, dalam rangka mencapai kesejahteraan umum.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Makan Terlalu Banyak Daging Tingkatkan Risiko Pria Menjadi Tidak Subur

    Makan terlalu banyak daging meningkatkan risiko pria menjadi tidak subur, klaim penelitian yang dilakukan di University of Woncester, Inggris.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Alasan Mengapa Kepanasan Membuat Tubuh Terasa Lelah

    Tubuh pasti merasa cepat lelah ketika terpapar panasnya matahari.
    X