Waspadai Kadar Trigliserida Tinggi dalam Darah, 4 Buah Ini Bisa Membantu Menurunkannya

22 Januari 2022, 19:04 WIB
Editor: Nurul Ika Hidayati
Ilustrasi buah apel, satu dari empat buah yang direkomendasikan bisa membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah.
Ilustrasi buah apel, satu dari empat buah yang direkomendasikan bisa membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. /pixabay.com

  • Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang paling umum di tubuh kita.
  • Sebagian besar lemak ini berasal dari makanan yang kita makan atau dari kalori ekstra lainnya yang kita makan.
  • Asupan tinggi dari jenis lemak ini memicu risiko stroke dan penyakit jantung.

SKOR.id - Trigliserida adalah salah satu jenis lemak. Faktanya, ini merupakan jenis lemak yang paling umum di tubuh kita.

Sebagian besar lemak ini berasal dari makanan yang dimakan atau dari kalori ekstra lainnya— yang kita kosumsi, tetapi tubuh kita tidak langsung membutuhkannya.

Lemak itu akan dipecah dan diubah menjadi energi. Setiap lemak yang tak digunakan tubuh, akan diubah menjadi trigliserida dan disimpan di sel lemak, yang pada saat dibutuhkan, trigliserida akan dilepaskan untuk digunakan sebagai energi.

Ketika asupan trigliserida dari makanan melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh, akan terjadi peningkatan kadar trigliserida dalam darah.

Trigliserida tinggi diduga dapat memicu penebalan pada dinding pembuluh darah, sehingga berisiko terjadi stroke dan serangan jantung.

Ilustrasi buah plum.
Ilustrasi buah plum. pixabay.com

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara peningkatan kadar trigliserida dan peningkatan risiko stroke iskemik.

Ada tiga faktor risiko yang jadi predisposisi seseorang untuk menderita hipertrigliseridemia (kelebihan trigliserida dalam darah):

  • Konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Diabetes.
  • Kegemukan.

Diagnosis Trigliserida
Trigliserida tinggi bisa terdeteksi melalui tes trigliserida pada pemeriksaan darah. Ini adalah bagian dari cek kolesterol atau tepatnya profil lemak.

Pemeriksaan profil lemak sebaiknya dilakukan rutin setiap 4-6 tahun sekali untuk memantau kadar lemak, yang bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Untuk mendapatkan hasil tes akurat, pasien dianjurkan berpuasa selama 8-12 jam sebelum pengambilan darah.

Ilustrasi buah delima.
Ilustrasi buah delima. pixabay.com

Kadar trigliserida diukur dalam satuan milimeter per desiliter (mg/dL), kemudian dinilai berdasarkan kategori berikut:

Status Kadar trigliserida
Normal             Kurang dari 150 mg/dL
Batas tinggi      150-199 mg/dL
Tinggi               200-499 mg/dL
Sangat tinggi     Lebih dari 500 mg/dL

Kadar trigliserida tinggi dan sangat tinggi sangat mungkin meningkatkan risiko penyakit jantung. Sedangkan kadar trigliserida yang mendekati angka 1000 mg/dL berisiko menyebabkan peradangan pankreas atau pankreatitis.

Pedoman untuk menurunkan kadar kolesterol
Menurut Spanish Society of Internal Medicine (SEMI), setiap pasien dengan kolesterol tinggi harus diberikan serangkaian rekomendasi yang ditujukan untuk menurunkannya dan mengurangi risiko kardiovaskular. Secara khusus, harus direkomendasikan:

  • Diet untuk mengurangi kolesterol dan risiko kardiovaskular.
  • Jika Anda mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, Anda harus disarankan untuk mengurangi berat badan Anda melalui diet rendah kalori dan peningkatan aktivitas fisik.
  • Melakukan latihan fisik minimal 30 menit sehari, disesuaikan dengan usia dan kondisi fisik pasien.
  • Berhenti merokok jika Anda seorang perokok.
  • Jika kolesterol tinggi tetap ada meskipun ada rekomendasi ini, kelayakan atau memulai pengobatan farmakologis dengan obat penurun kolesterol, khususnya obat dari keluarga statin, harus dinilai.

Ilustrasi buah kiwi, salah satunya bisa dikomsumsi dengan cara dilender atau dibuat smoothie
Ilustrasi buah kiwi, salah satunya bisa dikomsumsi dengan cara dilender atau dibuat smoothie pixabay.com

Diet seimbang dan jangan lupa buah
Seperti yang ditunjukkan oleh para spesialis, makan makanan yang seimbang sangat penting untuk mengurangi kadar trigliserida dalam tubuh.

Pertama, mengkonsumsi daging tanpa lemak, unggas tanpa kulit, keju rendah lemak, susu dan yogurt yang benar-benar skim, dan lemak daging yang terlihat akan dihilangkan.

Di sisi lain, dianjurkan untuk menghindari gula sederhana (gula, madu, minuman manis dan minuman ringan), fruktosa dan, di atas segalanya, alkohol, karena itu semua dapat meningkatkan sintesis trigliserida di hati.

Jangan melupakan buah, yang merupakan salah satu dasar dari diet sehat. Secara khusus, Spanish Heart Foundation menyoroti empat jenis: plum, apel, delima, dan kiwi.

Semuanya akan membantu kita dalam tujuan kita untuk mengurangi kadar trigliserida yang tinggi, meski para ahli mengingatkan kita bahwa mereka tidak akan ada gunanya jika dikonsumsi secara sporadis dan tidak termasuk dalam pola makan kita.***

Berita Bugar Lainnya:

5 Manfaat Apel Hijau yang Baik untuk Tubuh

Tak Banyak yang Tahu, Buah Pir dan Apel Bisa Atasi Darah Tinggi

7 Makanan Pembakar Lemak Perut, dari Apel hingga Tomat

Manfaat Mengonsumsi Apel Langsung dengan Kulitnya untuk Kesehatan

  • Sumber: Mundo Deportivo
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Bugar

    Jumat, 21 Januari 2022

    Berhenti Merokok? Prosesnya Lebih Berat untuk Para Wanita

    Studi soal perokok menemukan bahwa hari pertama upaya berhenti lebih sulit bagi wanita di 12 negara penghasilan rendah dan menengah.

    Bugar

    Jumat, 21 Januari 2022

    Begini Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat, Per Jam Membakar 600 Kalori

    Berat badan tidak harus menjadi hambatan. Ada latihan menarik yang membakar 600 kalori per jam dan akan membuat Anda tersenyum lebar.

    Bugar

    Sabtu, 22 Januari 2022

    Ingin Punya Perut Kencang ala Cindy Crawford? Sang Supermodel Berbagi Gerakan Latihan Sederhana

    Cindy Crawford menjelaskan kebugaran sangat penting baginya dan dia pun berbagi sedikit tentang latihan perutnya yang intens di Instagram.

    Bugar

    Sabtu, 22 Januari 2022

    Hematoma atau Memar: Semua yang Harus Anda Ketahui

    Hematoma biasanya terbentuk kala pembuluh darah pecah hingga menyebabkan darah keluar ke jaringan, bisa muncul di bagian tubuh mana pun.

    Terbaru

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Ada Baiknya Anak-anak Mulai Dilarang untuk Makan di Depan Layar, Ini Alasannya

    Menonton televisi berkontribusi pada asupan kalori yang lebih tinggi, karena itu dimakan lebih tidak sadar dan ada kemungkinan lebih besar bahwa anak akan bertambah gemuk.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    Cara Mendeteksi apakah Anda Orangtua yang Beracun dan Dampaknya terhadap Anak-anak

    Para ahli psikologi telah mengidentifikasi dua jenis orangtua yang beracun: penderita dan narsisis, yang sama-sama merugikan masa depan anak.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    4 Jenis Yogurt dengan Kandungan Probiotik Terbaik

    Probiotik sangat penting untuk menjaga kesehatan usus.

    Bugar

    Kamis, 19 Mei 2022

    5 Posisi Bercinta yang Bisa Bikin Wanita Ketagihan

    Wanita dan pria tidak selalu setuju tentang apa yang memenuhi syarat sebagai seks yang menyenangkan.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Cuaca Tak Menentu, Inilah Sejumlah Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan

    Kondisi cuaca yang tak menentu efek pancaroba bisa menjadi pemicu beragam penyakit dan sejumlah gangguan kesehatan.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Efek Tinggal di Rumah yang Berantakan, Bisa Bahaya bagi Kesehatan

    Apa dampak dari kekacauan dalam kehidupan kita sehari-hari? Ketahui pentingnya menjaga rumah tetap bersih dan rapi.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Tips Mengatasi Rambut Kering, Bisa Dilakukan di Rumah

    Berikut adalah sejumlah langkah sederhana untuk mengatasi masalah rambut kering.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Bukan Bikin Bodoh, Ini Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Micin Menurut dr. Tirta

    Berikut adalah bahaya terlalu banyak mengonsumsi micin menurut dr. Tirta.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Apakah Anda Pernah Mengalami 'Lapar Emosional'? Ikuti Tips Berikut untuk Mengatasinya

    Perasaan seperti cemas, gugup, kewalahan atau bahkan rasa kebosanan dapat menyebabkan seseorang makan tanpa benar-benar lapar, yang dikenal dengan istilah 'lapar emosional'.

    Bugar

    Rabu, 18 Mei 2022

    Kenali Beragam Manfaat Membaca Buku bagi Kesehatan Mental

    Berikut Skor.id merangkum berbagai manfaat membaca buku bagi kesehatan mental.
    X